Cerita Wakil Ketua DPRD Kalbar Sembuh dari Covid 19 Setelah Hampir Dua Pekan Dirawat

Saat terkonfirmasi positif covid, legislator asal Sambas ini mengalami radang paru-paru ataupun pneumonia, ia harus dirawat dua hari di RS Antonius

Penulis: Ridho Panji Pradana | Editor: Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK/RIDHO PANJI PRADANA
Wakil Ketua DPRD Provinsi Kalbar, Suriansyah. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Wakil Ketua DPRD Provinsi Kalbar, Suriansyah akhirnya sembuh dari virus covid 19 yang membuatnya sempat diisolasi di rumah sakit.

Suriansyah pun tampak sudah kembali ke kantor memulai aktivitasnya sebagai pimpinan DPRD Provinsi Kalbar.

Untuk diketahui, saat terkonfirmasi positif covid, legislator asal Sambas ini mengalami radang paru-paru ataupun pneumonia.

Ia pun harus dirawat dua hari di RS Antonius dan 11 hari di RS dr. Soedarso di Kota Pontianak.

Baca juga: KPU Tetapkan Satono - Fahrurrofi Raih Suara Terbanyak Pilkada Sambas

"Hasil swab terakhir di RS Soedarsp saya sudah dinyatakan negatif, kondisi pnemonia saya sudah sangat baik perkembangannya. Walaupun masih dalam pemulihan tetapi sidah tidak sesak nafas lagi," katanya, Kamis 17 Desember 2020 kepada Tribun.

Namun demikian, kata politisi Gerindra ini, keluhan yang masih ia rasakan ialah terkait tensi yang msh harus dikendalikan yang menyebabkan pembengkakan kaki.

Selama dirawat ataupun menjalani masa isolasi, Suriansyah mengungkapkan jika kualitas perawatan yang dilaksanakan para perawat sangat baik, sangat care dan proses pengobatan dan perawatan dilakukan dengan obat-obatan yang sangat lengkap, baik suntikan, infus maupun obat makan.

Selain itu dipaparkannya kualiatas makanan untuk pasien juga kualitasnya bagus dan memenuhi kebutuhan Gizi. 

Manajemen Direktur rumah sakit dalam memberikan pelayanan mulai penyediaan, ruangan, menyediakan perawat dan tenaga kesehatan, penyediaan fasilitas dan peralatan juga dikelola dengan sangat rapi sehingga tidak memberatkan pasien.

Termasuk, lanjut dia, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi juga rutin memonitor perawatan pasien covid.

Pengaturan ruangan, perawatan dan penanganan pasien yang meninggal dunia juga dilakukan dengan baik.

"Kami sangat terkesan dengan pelayanan perawat yang menjaga dan merawat pasien siang dan malam melayani keperluan pasien. Sesuatu yang sangat mendukung semangat pasien untuk sembuh," kata Suriansyah. (*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved