Bunda PAUD Kalbar Terima Lima Seri Buku Literasi Keuangan untuk Siswa PAUD dari OJK

Bunda PAUD Provinsi Kalbar Lismaryani Sutarmidji menerima penyerahan buku literasi keuangan untuk siswa PAUD dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK)

Editor: Iin Sholihin
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ ISTIMEWA
BUKU - Bunda PAUD Provinsi Kalimantan Barat Ny Hj Lismaryani Sutarmidji menerima penyerahan buku literasi keuangan untuk pendidikan anak usia dini pada acara Rapat Pleno TPAKD Provinsi Kalimantan Barat tahun 2020 yang diselenggarakan oleh Otoritas Jasa Keuangan di Ballroom Hotel Ibis, Selasa 15 Desember 2020. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Bunda PAUD Provinsi Kalimantan Barat Ny Hj Lismaryani Sutarmidji menerima penyerahan buku literasi keuangan untuk pendidikan anak usia dini pada acara Rapat Pleno TPAKD Provinsi Kalimantan Barat tahun 2020 yang diselenggarakan oleh Otoritas Jasa Keuangan di Ballroom Hotel Ibis, Selasa 15 Desember 2020.

“Dalam momen ini sebagai Bunda PAUD Provinsi Kalimantan Barat, saya mengucapkan terima kasih dan mengapresiasi kegiatan yang diselenggarakan oleh OJK Provinsi Kalimantan Barat. Ini adalah bentuk sinergitas lintas sektoral dan kemitraan dalam optimalisasi layanan bagi anak usia dini di Provinsi Kalimantan Barat, melalui 5 (lima) seri Buku Literasi Keuangan untuk Peserta Didik PAUD sebanyak 500 Buku. Kalau bisa ditambah lebih banyak lagi bukunya,” tuturnya.

Lismaryani mengatakan rangkaian kegiatan ini sebagai kontribusi dalam mengembangkan pendidikan dan membangun kebiasaan positif tentang literasi dan edukasi keuangan sejak usia dini. Dia menambahkan hal ini bermanfaat bagi masa depan generasi mendatang, sehingga anak berwawasan keuangan, dan cerdas investasi.
“Anak merupakan generasi penerus bangsa yang memiliki berbagai macam potensi yang harus dikembangkan dan dipengaruhi banyak faktor. Pendidikan literasi sebagai salah satu keterampilan yang mempengaruhi daya nalar kritis anak pada periode perkembangan selanjutnya,” tambahnya.

Lebih lanjut Lismaryani mengatakan anak-anak juga harus dibekali pengelolaan keuangan. “Untuk apa? Agar mereka terlatih untuk terhindar dari perilaku korupsi, gratifikasi maupun perilaku buruk lainnya yang berkaitan dengan penyalahgunaan dalam bidang keuangan,” tegasnya.

Kondisi Pandemi Covid-19 membuat berbagai pihak melakukan inovasi dalam implementasi kebijakan sesuai peran dan tugas masing-masing. Menurut Lismaryani, apa yang dilakukan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melalui Seri Literasi Keuangan bagi Anak Usia Dini sebagai perangkat pembelajaran dapat membantu orang tua, pendidik, dan tenaga kependidikan, serta satuan pendidikan dalam mengenalkan literasi keuangan pada anak usia dini.

“Ini bisa menjadi bahan pengenalan bacaan bagi anak dalam berbagai konsep keuangan. Sekali lagi saya ucapkan terima kasih atas upaya OJK sebagai bentuk kepedulian dibidang Pendidikan dalam implementasi layanan untuk anak usia dini di Provinsi Kalimantan Barat, semoga Allah Subhanahuwataalla memberikan perlindungan dan kemudahan pada kita semua dalam membangun daerah, bangsa dan negara kita,” doanya.

Di setiap momen, Lismaryani selalu mengingatkan masyarakat untuk selalu mematuhi protokol kesehatan guna menghindari penularan Covid-19. “Pesan saya untuk Bapak Ibu semua, tetap patuhi protokol kesehatan, 3M yaitu Memakai masker, Menjaga jarak fisik, dan Mencuci tangan untuk meminimalkan risiko penularan virus,” pungkasnya. (*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved