1.252 Petugas Disiagakan Demi Keamanan Pasokan Listrik Selama Pilkada, Natal dan Tahun Baru

posko wajib melaporkan kondisi daerah masing-masing secara berkala dan dipantau lewat WA (whatsapp) grup yang dibentuk untuk mempermudah komunikasi

Editor: Nina Soraya
TRIBUN/DOK
Petugas sigap memperbaiki jaringan listrik. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Guna mengantisipasi meningkatnya pemakaian listrik jelang perayaan Natal dan Tahun Baru, PLN Unit Induk Wilayah Kalbar membentuk posko siaga layanan 24 jam di seluruh Unit layanan.

General Manager PLN UIW Kalbar, Ari Dartomo, menjelaskan selain mengamankan pasokan listrik jelang perayaan Natal dan Tahun Baru, posko layanan 24 jam ini akan disiagakan dalam rangka mengamankan pasokan listrik selama Pilkada serta sebagai antisipasi dampak cuaca buruk yang sering terjadi.

Baca juga: Akui Kader PKB di Kalbar Belum Menang Pilkada, Mulyadi Beberkan Hal Ini

"Hal serupa kami lakukan pada tiap-tiap momen perayaan keagamaan dimana terjadi peningkatan pemakaian energi listrik yang cukup signifikan," ungkapnya, Senin 14 Desember 2020. 

Dikatakannya, ada 29 posko layanan 24 jam yang dibentuk, diantaranya 1 posko di Kantor Wilayah, 1 posko Kantor UP2D, 8 posko di UP3 Pontianak, 7 posko di UP3 Singkawang, 7 posko di UP3 Sanggau dan 5 posko UP3 Ketapang.

Seluruh Posko Siaga Nataru (Natal dan Tahun Baru) efektif mulai beroperasi sejak awal Desember 2020 hingga Januari 2021.

Baca juga: HARGA Buyback Emas Antam Hari Ini 14 Desember 2020, Cek Update Harga Emas UBS Hari Ini di Pegadaian

Setiap posko wajib melaporkan kondisi daerah masing-masing secara berkala dan dipantau lewat WA (whatsapp) grup yang dibentuk untuk mempermudah komunikasi.

Menurut Ari, untuk meningkatkan mutu layanan jelang perayaan keagamaan seperti Natal dan tahun baru kali ini, pihaknya telah mempersiapkan 1.252 orang petugas layanan teknik.

Lalu mensiagakan I Unit UPS berkapasitas (100 kVA), 97 unit kendaraan roda empat, 212 unit kendaraan roda dua, 30 unit mobile genset.

Baca juga: Daftar Beasiswa Ajinomoto 2022 , Gratis Tunjangan Hidup Rp 24 Juta dan Cakupan Beasiswa Lainnya

Serta 3 unit tim khusus yang dapat bekerja dalam keadaan bertegangan (PDKB), 16 unit gardu distribusi bergerak, 56 unit genset, serta masing-masing 1 unit mobil deteksi dan mobil crane.

Diakuinya pula, jelang perayaan Natal dan tahun baru, seluruh unit layanan sudah melakukan pemeliharaan instalasi dan jaringan listrik, memangkas pohon dan tanam tumbuh milik warga yang dekat dengan jaringan listrik, serta berkoordinasi dengan aparat dan tokoh masyarakat di sekitar Kantor Unit-unit Layanan.

Baca juga: 2020 Tahun Kebangkitan Investor Ritel Dalam Negeri di Pasar Modal Indonesia

"Kami berusaha semaksimal mungkin menjaga keandalan pasokan listrik jelang perayaan natal dan tahun baru. Sehingga masyarakat merasa aman dan nyaman dalam menggunakan listrik," sebut Ari.

Selanjutnya Ari mengimbau kepada masyarakat untuk merelakan pohon dan tanam tumbuh yang dimiliki yang dekat dengan jaringan listrik untuk dipangkas atau ditebang oleh petugas, serta tidak bermain layang-layang terutama dengan menggunakan tali kawat.

Baca juga: info.gtk.kemdikbud.go.id Login Cek Pencairan BLT Guru Honor Kemendikbud, Link simpatika Guru Kemenag

"Jika masyarakat menemukan potensi terjadinya gangguan listrik, harap segera melapor ke Contact Center PLN 123 untuk telpon rumah, (0561) 123 untuk ponsel, website www.pln.co.id , Facebook PLN 123, bisa juga lewat aplikasi PLN Mobile, bisa juga lewat WAG PLN Menyapa atau datang ke Kantor Layanan PLN terdekat," pungkas Ari.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved