Breaking News:

Reaktif Rapid Test, Delapan Pegawai Dinsos Mempawah Diswab dan Isolasi Mandiri

Suci menyampaikan selama menunggu hasil swab keluar, maka dia berharap untuk 8 orang tersebut melakukan isolasi mandiri dirumahnya masing-masing.

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Ramadhan
Lingkungan kerja Dinas Sosial (Dinsos), Kabupaten Mempawah, belum lama ini laksanakan rapid test kepada seluruh jajaran dan staff kantor. 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak Ramadhan

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, MEMPAWAH -  Dinas Sosial (Dinsos), Kabupaten Mempawah, belum lama ini melaksanakan rapid tes kepada seluruh jajaran dan staff kantor.

Rapid tes itu sendiri dilaksanakan di kantor Dinsos Mempawah, Jalan Teratai, Terusan, Mempawah Hilir, Pontianak, Kalimantan Barat.

Puskesmas Mempawah Hilir melalui dr Suci Handayani mengatakan ada 36 orang yang lakukan rapid test.

"Dari 36 yang lakukan rapid tes, 8 di antaranya dinyatakan reaktif, dan langsung dilakukan swab," ujar Suci kepada Tribun.

Menurut Suci, 8 orang yang dinyatakan reaktif ini adalah orang tanpa gejala.

"8 orang yang diswab untuk memastikan bahwa yang bersangkutan apakah positif Covid-19 ataupun tidak," ujar dr Suci.

Suci menyampaikan selama menunggu hasil swab keluar, maka dia berharap untuk 8 orang tersebut melakukan isolasi mandiri di rumahnya masing-masing.

Baca juga: Jajaran Pegawai Dinas Sosial Mempawah Dirapid Test

"Isolasi selama 10 sampai 14 hari dengan tetap mematuhi protokol kesehatan, apabila misalkan di hari Ke-7 hasilnya sudah keluar dan negatif, maka sudah boleh beraktifitas seperti biasanya," jelas Suci.

Suci juga berpesan selama isolasi mandiri segala interaksi bersama keluarga dihindari, dan tetap di kamar.

"Saat isolasi mandiri, semua sendiri, dari segala bentuk tempat tidur, makan ataupun peralatan makan, tidak boleh sama dengan keluarga yang lain, intinya tetap sendiri dan menjaga jarak," ujarnya.

"Apabila mau keluar itupun harus dalam keadaan yang mendesak, misalkan mau ke kamar mandi, ataupun mau berjemur, dan itupun harus tetap memakai masker," sambungnya.

Suci juga mengingatkan bahwa jangan menganggap remeh virus Covid-19.

"Intinya jangan sampai menganggap Covid-19 ini tidak ada, tetap waspada dan jaga diri, keluarga, dan orang lain dari Virus Corona, dengan cara tetap patuh pada protokol kesehatah," pungkasnya. 

Penulis: Ramadhan
Editor: Zulkifli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved