Kenakan Baju 'Astronot' Ketua KPPS 06 Akcaya Datangi Pemilih yang Sedang Isolasi di RS Sintang
Ketua Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) 06 Akcaya, Amonsius sigap melayani pemilih yang sedang menjalani perawatan di RS Sintang.
Penulis: Agus Pujianto | Editor: Hamdan Darsani
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID,SINTANG - Pemilih yang terpapar Covid-19 dan menjalani isolasi di rumah sakit, tetap bisa menggunakan hak pilihnya pada hari pemungutan suara Pilkada 2020.
Seperti yang dilakukan oleh petugas KPPS, PPS bersama komisioner KPU Kabupaten Sintang, pada Rabu siang mendatangi pemilih yang menjalani isolasi di RSUD Ade M Djoen Sintang.
Ketua Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) 06 Akcaya, Amonsius sigap melayani pemilih yang sedang menjalani perawatan di RS Sintang.
Baca juga: Gunakan Hak Pilih di TPS 25, Calon Bupati Sintang Askiman Optimis Menang
Mengenakan APD lengkap dengan baju Hazmat, Amon melayani satu persatu pasien corona agar bisa menyalurkan pilihannya untuk menentukan pemimpin Sintang 5 tahun mendatang.
Meski ada perasaan was-was, Amon tetap melayani warga terkendala datang ke TPS karena harus menjalani isolasi.
"Pilkada seperti ini sebenarnya merasa was-was. Tapi mau bagaimana lagi, kita tetap melayani. Kita harapkan walaupun sakit di ruang isolasi, pemilih bisa menyalurkan hak suaranya," kata Amon.
Ada 16 orang pemilih yang dibantu mencoblos oleh KPPS. Agar tidak ada potensi penularan, pencoblosan dibantu oleh saksi.
Baca juga: Wujudkan Rasa Aman Jelang Pemungutan Suara, Wakapolda Kalbar Pimpin Patroli Skala Besar di Sintang
"Mekanismenya kita tetap jaga jarak, gunakan APD lengkap. Lalu kita tunjukan surat suara, dia pilih lalu kita bantu cobloskan. Tujuannya agar tidak ada kontak langsung," kata Among.
Among berharap, dengan Pilkada di tengah pandemi seperti ini, masyarakat tetap berpartisipasi memberikan hak suaranya.
Proses pemungutan suara sudah selesai sejak pukul 13.00 WIB. Sejumlah TPS saat ini sudah mulai melakukan perhitungan perolehan suara. (*)