Breaking News:

Libur Natal dan Tahun Baru, Masyarakat Sintang Diimbau Tidak Bepergian ke Luar Daerah

Pertama, kepada seluruh Kepala Daerah untuk mengoptimalisasi penegakkan disiplin terhadap protokol kesehatan.

Penulis: Agus Pujianto | Editor: Zulkifli
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ Agus Pujianto
Satgas Penanggulangan Covid-19, Koordinator Bidang Komunikasi Publik, Kurniawan. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID,SINTANG -- Pemerintah pusat resmi memangkas libur akhir tahun dan cuti bersama Desember 2020.

Hari libur disepakati hanya pada tanggal 25 Desember, libur natal, 31 Desember libur pengganti Iduk Fitri 2020 dan 1 Januari 2021, libur tahun baru.

Satgas Penanggulangan Covid-19, Koordinator Bidang Komunikasi Publik, Kurniawan, mengatakan pemerintah mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan mobilisasi ke luar daerag, atau ke tempat yang tidak aman dari covid-19 selama libur tersebut.

"Antisipasi awal kita mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan mobilisasi ke luat kota.

Apapun itu, dari satgas covid tetap waspada dan megantisipasi libur panjang agar tidak menjadi cluster atau sumber bertambahnya pasien covid," kata Kurniawan.

Disiplin 3M Selama Libur

Masa libur panjang Natal dan akhir tahun mendatang, diharapkan jangan menjadi "musim panen" kasus.

Satgas Penanganan Covid-19 menegaskan, hal ini cukup beralasan, karena dari pengalaman pada masa libur panjang sebelumnya, peningkatan jumlah penambahan kasus terkonfirmasi positif akan terjadi pada sekitar 2 pekan setelahnya.

Baca juga: Kapolres Sintang Pastikan Penegakan Hukum Disiplin Protokol Kesehatan Tetap Berjalan

"Setiap periode libur panjang berlangsung, panen kasus pasti akan terjadi pada 10 - 14 hari setelahnya," ungkap Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito saat memberi keterangan pers perkembangan penanganan Covid-19 di Graha BNPB, yang disiarkan kanal YouTube Sekretariat Presiden.

Dalam mengantisipasi masa libur panjang Natal dan Tahun Baru 2021, Satgas Covid-19 Pusat menyarankan ada beberapa hal yang harus dijadikan pelajaran untuk mengantisipasi kenaikan kasus.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved