Gubernur Sutarmidji Optimis Kota Pontianak Secepatnya Keluar dari Zona Oranye

Berdasarkan rilis data dari Dinas Kesehatan Provinsi Kalbar pada Senin 30 November 2020, bahwa hanya tersisa Kota Pontianak saja

Tayang:
Penulis: Anggita Putri | Editor: Zulkifli
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Gubernur Kalimantan Barat, Sutarmidji. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Gubernur Kalimantan Barat, Sutarmidji optimis Kota Pontianak segera bestatus zona kuning. 

Berdasarkan rilis data dari Dinas Kesehatan Provinsi Kalbar pada Senin 30 November 2020, bahwa hanya tersisa Kota Pontianak saja yang berada pada zona oranye kategori resiko kenaikan kasus per kabupaten dan kota Provinsi di Kalbar.

Sedangkan kabupaten kota yang lain berada di zona kuning yani Kabupaten Sanggau, Ketapang , Sambas, Bengkayang, Sintang, Mempawah, Kayong Utara, Kapuas Hulu, Melawi , Landak , Sekadau , Kota Singkawang, Kubu Raya. 

Gubernur Kalbar mengatakan bahwa Mendagri juga sudah memberi arahan, kalau bisa seluruhnya daerah punya PCR untuk test swab. 

 “Kalau di Kalbar untuk daerah yang punya peralatan mesin PCR kita bantu pembangunan gedung Laboratorium dan ini kita perlu cepat dan pembagunan harus spesifik karena harus ada tekanan negatif dalam ruangan Lab,” ujarnya, Rabu 2 Desember 2020.

Baca juga: Percepat Pembangunan Kalbar, Sutarmidji Targetkan Tender Pembangunan 2021 Mulai Desember Ini.

Ia mengatakan untuk saat ini sedang berjalan pembangunan Gedung Laboratorium di Labkesda Provinsi, Kota Singkawang, Kabupaten Kubu Raya di RS Angkatan AU, dan akan menyusul Kabupaten Landak. 

“Perhari ini angka kesembuhan kita sudah 85 persen yang sembuh.  

Mudah-mudahan seperti ini terus.

Saya lebih cenderung untuk kasus positif diisolasi di tempat yang sudah disiapkan pemerintah supaya menu asupannya lebih bagus,” pungkasnya. 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved