Penanganan Covid
Sintang Masih di Zona Orange, RS Ade M Djoen Siapkan Extra Bed
Sintang bisa turun menjadi zona hijau. Oleh sebab itu, dia berharap masyarakat tetap disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan
Penulis: Agus Pujianto | Editor: Nina Soraya
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID,SINTANG - Direktur Rumah Sakit Ade M Djoen Sintang, Rosa Trifina mengungkapkan sudah 36 orang tenaga kesehatan yang terpapar corona. Akibatnya beberapa pelayanan rumah sakit yang sempat ditutup, saat ini belum dibuka kembali, karena kekurangan SDM.
"Sampai hari ini kami belum membuka pelayanan yang sempat ditutup. Kita sendiri (di RS) nakes 36 orang terpapar covid-19. Ada dua orang dokter, ada pula cleaning service. Sebagaian masih menjalani isolasi perawatan," kata Rosa saat konferensi press perkembangan penanganan Covid-19 di aula Diskominfo, Selasa, 24 November 2020.
Baca juga: Pemerintah Pusat Dukung Upaya Pemda Tangani Covid-19
Banyaknya nakes yang terpapar corona, membuat SDM berkurang. Meski berpengaruh terhadap ditutupnya beberapa fasilitas rumah sakit, Rosa memastikan pelayanan terhadap emergency tetap maksimal.
"Kita belum mampu dari segi SDM untuk membuka semua pelayananan seperti sebelumnya, tapi kami tetap maksimal melakukan pelayanan terhadap pelayanan emergency, itu tidak ada masalah. Kita gunakan SDM yang ada. Kalaupun ada pengurangan, tidak mengurangi pelayanan pada masyarakat," jelas Rosa.
Baca juga: Cegah Penularan Covid-19, Jokowi Minta Libur Panjang Akhir Tahun Dikurangi
Sementara dalam beberapa pekan terkahir, Kabupaten Sintang masih bertahan di zona orange, zona risiko sedang dalam kenaikan kasus Covid-19.
Sejak 2 November lalu, belum terjadi penurunan zonasi, masih tetap diambang resiko tinggi atau zona merah.
Total komulatif kasus konfirmasi Covid-19 di Kabupaten Sintang, mencapai 360 orang dan 298 orang dinyatakan sembuh dan 4 meninggal.
Hingga saat ini, masih ada 37 orang dalam masa perawatan di RSUD Ade M Djoen.
Baca juga: TEMA ILC Malam Ini ILC 24 November 2020, Polemik Pencopotan Gubernur Topik ILC Malam Ini di Tv One
"Ada 5 orang dirawat intensif di ruang isolasi khusus, sisanya isolasi di ruang isolasi mandiri," kata Satgas Penanggulangan Covid-19, Koordinator Bidang Komunikasi Publik, Kurniawan, Selasa 24 November 2020.
Kurniawan berharap, Sintang bisa turun menjadi zona hijau. Oleh sebab itu, dia berharap masyarakat tetap disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan seperti yang dianjurkan oleh pemerintah.
Baca juga: JADWAL Liga Champions Malam Ini - Ada Chlesea dan Barcelona, Cek Hasil UCL Juventus dan Man United
Rosa Trifina kembali mengatakan saat ini ruangan isolasi khusus sudah penuh diisi pasien dengan gejala sedang dan berat.
Guna antisipasi pasien lain yang mengalami gejala berat dan harus dirawat di RIK, pihaknya menyiapkan extra bed tambahan.
"Lima ini bergejala sedang dan berat. Saat ini RIK sudah terisi. Kita siapkan 7 extra bed, untuk pasien yang jika ada yang harus dirawat di ICU. Kita lihat, Covid-19 ini tidak bisa diprediksi," ujar Rosa.
Catatan Redaksi: Bersama-kita lawan virus corona. Tribunpontianak.co.id mengajak seluruh pembaca untuk selalu menerapkan protokol kesehatan dalam setiap kegiatan. Ingat pesan ibu, 3M (Wajib memakai masker, wajib mencuci tangan dengan sabun, dan wajib menjaga jarak dan menghindari kerumunan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/satgas-covidsintang.jpg)