Breaking News:

Penanganan Covid

Pembelajaran Tatap Muka Tak Mesti Serentak, Tapi Bisa Bertahap di Tiap Kecamatan

pihak yang paling memahami kondisi daerahnya perlu mengambil peran lebih dan kewenangan penuh, untuk menentukan model pembelajaran yang dinilai

TRIBUN PONTIANAK/ANESH VIDUKA
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Doni Monardo. 

“Kami juga mengharapkan sebelum kegiatan ini dimulai semua pihak harus bisa memahami betul SOP yang telah dibuat oleh kemendikbud, baik itu para pejabat di tingkat provinsi kabupaten kota,” ujar Doni

Doni menegaskan agar para kepala dinas dan juga orang tua, harus mendapatkan informasi yang utuh.

Termasuk perlu dilakukannya simulasi sebelum kegiatan pembelajaran tatap muka ini dimulai.

Baca juga: Pasangan Calon Harus Sampaikan LHKPN, Ini Penjelasan KPU Kalbar

“Kita masih punya waktu satu bulan lebih dan diharapkan penataran ini untuk bisa menjadi bagian dari simulasi agar semua aturan yang ada itu diketahui untuk dilakukan dan dilaksanakan dengan sebaik-baiknya,” kata Doni

Tak lupa ia menegaskan manakala terdapat perkembangan yang menjurus kepada resiko keamanan terutama menyangkut masalah kesehatan keamanan dan keselamatan murid dan guru, Doni memohon agar kebijakan tersebut bisa dilakukan pemberhentian sementara sampai situasi menjadi lebih baik lagi.

Catatan Redaksi: Bersama-kita lawan virus corona. Tribunpontianak.co.id mengajak seluruh pembaca untuk selalu menerapkan protokol kesehatan dalam setiap kegiatan. Ingat pesan ibu, 3M (Wajib memakai masker, wajib mencuci tangan dengan sabun, dan wajib menjaga jarak dan menghindari kerumunan.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul https://www.tribunnews.com/pendidikan/2020/11/20/pesan-doni-monardo-soal-kebijakan-belajar-tatap-muka-saat-pandemi-covid-19?page=2

Editor: Nina Soraya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved