Warga Binaan Rutan Sambas Diberi Edukasi Tentang Pola Hidup Sehat

Dan manakala ditemukan warga binaan itu positif maka harapan hidup lebih panjang sehingga bisa segera ditemukan, segera diobati

Penulis: Muhammad Luthfi | Editor: Jamadin
Dok. Rutan Sambas
Pelaksanaan kegiatan Tes HIV/AIDS dan Tes Urine Bagi Warga Binaan di Rutan Kelas IIB Sambas. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SAMBAS - Petugas dari Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sambas Nanda, A.Md yang merupakan Konselor sekaligus tenaga laboratorium di VCT RSUD Sambas mengemukakan bahwasanya kegiatan pemeriksaan sampel darah ini dilaksanakan untuk mengetahui apakah terdapat warga binaan yang mengidap HIV/AIDS.

Kata dia jika ada, maka bisa langsung terditeksi dan bisa segera di obati.

"Dan manakala ditemukan warga binaan itu positif maka harapan hidup lebih panjang sehingga bisa segera ditemukan, segera diobati," kata Nanda, Rabu 18 November 2020.

"Dan pada kegiatan tadi juga diberi tata cara bagaimana pola hidup sehat. Sehingga jumlah warga masyarakat yang tertular HIV/AIDS menurun," sambungnya.

Baca juga: Rutan Tes Urine dan HIV/AIDS Warga Binaan, Moor: Kasus Narkoba Sangat Riskan Terpapar HIV/AIDS

Oleh karenanya kata dia, edukasi dan pemeriksaan berkala ini diharapkan nantinya bisa melindungi warga binaan dari hal-hal yang tidak di inginkan.

"Dengan deteksi dini dan edukasi terhadap penyakit HIV/AIDS bagi narapidana di dalam Rutan Sambas ini untuk melindungi WBP agar terbebas dari HIV//AIDS," ungkap Nanda.

"Dan bisa menjadi pelajaran bagi seluruh warga binaan agar setelah bebas nanti bisa berperilaku hidup sehat terkait pencegahan HIV/AIDS, dan Alhamdulillah semuanya hasilnya negatif HIV/AIDS," tutup Nanda.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved