Edi Kamtono Harap Para Pengusaha Warkop Jadi Pelopor Penerapan Protokol Kesehatan

Pihaknya sangat menyayangkan masih ada beberapa pelaku usaha yang lalai dan tidak mematuhi protokol kesehatan secara penuh.

Penulis: Hamdan Darsani | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Wali Kota Edi Kamtono saat memantau penerapan protokol kesehatan di Warkop Aming Jalan H Abbas Pontianak, Rabu 18 November 2020. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Walikota Pontianak Edi Rusdi Kamtono berharap tempat usaha seperti warkop bisa menjadi contoh dan pelopor sebagai tempat usaha yang aman dan sesuai protokol kesehatan.

"Kami secara bertahap akan menggelar penertiban terhadap penerapan protokol kesehatan selain razia masker," ungkapnya saat memantau penerapan protokol kesehatan di Warkop Aming Jalan H Abbas Pontianak, Rabu 18 November 2020.

Pihaknya sangat menyayangkan masih ada beberapa pelaku usaha yang lalai dan tidak mematuhi protokol kesehatan secara penuh.

Bagi mereka yang tidak mematuhi ketentuan tersebut, maka akan dikenakan sanksi, mulai dari peringatan hingga denda sebagaimana diatur dalam Peraturan Walikota (Perwa) Nomor 58 tahun 2020 tentang penerapan disiplin dan penegakan hukum terhadap protokol kesehatan.

Baca juga: Jelang Akhir Tahun, Edi Kamtono Minta Seluruh OPD Maksimalkan Penyerapan Anggaran

Selain razia masker, Pemerintah juga intens melakukan uji swab terhadap pengunjung.

Apabila ditemukan pengunjung warkop terkonfirmasi positif Covid-19, maka Satgas Covid-19 akan langsung melakukan langkah isolasi terhadap bersangkutan.

"Jika pasien tersebut tidak bergejala maka harus melakukan isolasi mandiri dan akan dipantau kondisinya oleh tenaga kesehatan," ujarnya

Kemudian terhadap warkop tersebut juga akan disterilisasi dengan penyemprotan disinfektan.

Warkop itu juga harus menutup aktivitas usahanya sementara selama tiga hari untuk sterilisasi.

Pihaknya juga meminta seluruh warkop di Kota Pontianak mematuhi protokol kesehatan.

Warga juga diminta tidak melanggar protokol kesehatan.

"Jangan sampai ada yang terpapar lagi," pungkasnya. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved