Khazanah Islam
Doa Buka Puasa Senin Kamis Arab, Latin dan Terjemah Bahasa Indonesia
Sebelum berbuka puasa, ada baiknya kita mengetahui tata cara buka puasa yang sudah dicontohkan Rasulullah SAW.
Penulis: Nasaruddin | Editor: Nasaruddin
Namun Syekh Ibnu ‘Utsaimin Membolehkan Doa Yang Didha’ifkan Syekh al-Albani:
"Sesungguhnya waktu berbuka adalah waktu terkabulnya doa, karena waktu berbuka itu waktu akhir ibadah, karena biasanya manusia dalam keadaan sangat lemah ketika akan berbuka, setiap kali manusia dalam keadaan jiwa yang lemah, hati yang lembut, maka lebih dekat kepada penyerahan diri kepada Allah SWT,".
Doa buka puasa bahasa Arab yang dicontohkan Rasulullah SAW adalah sebagai berikut:
ذهب الظمأ وابتلت العروق وثبت الأجر إن شاءالله
Doa buka puasa Latin:
“Dzahaba azh-Zhama’u wabtallati al-‘Uruqu wa"
Terjemahan doa buka puasa bahasa Indonesia:
“Dahaga telah pergi, urat-urat telah basah dan balasan telah ditetapkan insya Allah"
Ustadz Somad mengatakan, kedua doa berpuka puasa itu boleh dipakai.
Hal itu seperti disampaikan Syekh Ibnu Utsaimin ulama Saudi Arabia.
Doa buka puasa dibaca saat kita sudah mendengar azan Maghrib atau memang masuk waktu Maghrib.
Doa berbuka puasa, ada dua versi yang sering kita dengar.
Pertama seperti di bawah ini:
اَللّهُمَّ لَكَ صُمْتُ وَبِكَ آمَنْتُ وَعَلَى رِزْقِكَ أَفْطَرْتُ بِرَحْمَتِكَ يَا اَرْحَمَ الرَّحِمِيْنَ
"Allaahummalakasumtu wabika amantu wa'aa rizkika aftortu birohmatika yaa arhamarra himiin"
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/ilustrasi-buka-puasa-di-rumah-sendiri-berjamaah.jpg)