Breaking News:

BEM Politeknik Negeri Sambas Gelar Peringatan Hari Pahlawan

Hari Pahlawan tidak hanya sebagai sebuah momentum untuk mengenang para pahlawan.

Penulis: M Wawan Gunawan | Editor: Zulkifli
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ISTIMEWA/Firman
Pelaksanaan kegiatan peringatan hari pahlawan, BEM Politeknik Negeri Sambas (Poltesa). 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak M Wawan Gunawan

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SAMBAS - Menteri Luar Negeri (Menlu) Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Politeknik Negeri Sambas (Poltesa) Firman mengatakan peringatan hari pahlawan yang jatuh pada 10 November, patut dikenang dengan sebutan Hari Pahlawan.

Kata dia, hal itu untuk mengenang peristiwa pertempuran para pejuang di Surabaya 73 tahun silam.

"Dan ini juga untuk menyatakan kemerdekaan Indonesia dengan semangat keberanian, pantang menyerah dan pengorbanan yang mendalam tanpa pamrih oleh para pahlawan yang telah gugur dan telah mewariskan sebuah Negeri yang kita pijaki yakni Indonesia," katanya.

Hari Pahlawan tidak hanya sebagai sebuah momentum untuk mengenang para pahlawan.

Akan tetapi juga sebagai momentum untuk intropeksi diri.

"Selayaknya kaum muda, khususnya mahasiswa, kita harus intropeksi diri atas apa yang telah kita perbuat untuk negeri ini, kontribusi apa yang telah kita berikan sehingga dapat kita katakan bahwa kaum muda memiliki semangat patriotisme selayaknya para pendahulu," ungkapnya.

Baca juga: DPRD Dukung Sinergisitas Bea Cukai dan Satpolair Polres Sambas

"Dan hanya bangsa yang menghargai jasa pahlawannya yang dapat menjadi bangsa yang besar, begitu yang disampaikan oleh bapak proklamator kita, Soekarno," tegasnya.

Pada momen ini, kata Firman mahasiswa bisa merefleksikan semangat juang para pahlawan terdahulu, fokus dalam bidangnya masing masing, dan memberikan kontribusi dengan memunculkan semangat baru dalam mengimplementasikan nilai-nilai kepahlawanan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

"Juga menumbuhkan kesadaran pribadi untuk lebih menghargai jasa pengorbanan para pahlawan tidak hanya dengan mengenang saja, tetapi bertindak nyata selayaknya pahlawan yang dapat menyelesaikan berbagai persoalan," jelasnya.

"Maka jadilah pahlawan dimasa kini yang memiliki kepedulian terhadap sesama, rela berkorban tanpa pamrih, pantang menyerah dan percaya pada diri pribadi dengan fokus di bidang masing-masing," tutupnya. 

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved