PDIP Kalbar Salurkan Bantuan Kursi Roda Kepada Pensiunan Guru yang Menderita Lumpuh
Kedua putra Salim, Marcus dan Agustinus Putra mengaku sangat berterima kasih kepada PDI Perjuangan atas perhatian yang begitu tinggi terhadap ayahnya.
Penulis: Chris Hamonangan Pery Pardede | Editor: Zulkifli
Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Ridho Panji Pradana
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDI Perjuangan Kalimantan Barat kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap sesama.
Kali ini, partai berlambang banteng moncong putih itu memberikan kursi roda kepada seorang pensiunan guru yang menderita lumpuh.
Pensiunan guru yang menerima kursi roda tersebut bernama Salim, warga Desa Rasau Jaya Tiga, Kecamatan Rasau Jaya, Kabupaten Kubu Raya.
Salim diketahui menderita lumpuh sejak beberapa tahun terakhir.
Penyakit tersebut membuatnya tidak sanggup berjalan, bahkan memaksanya untuk lebih banyak menghabiskan waktu di atas tempat tidur.
Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan Kalimantan Barat Wilmina, pada saat menyerahkan bantuan kursi roda tampak tertegun saat melihat kondisi Salim.
Ia mengatakan bahwa kondisi Salim terlihat begitu memprihatinkan dan memang sangat membutuhkan bantuan kursi roda tersebut.
Baca juga: Gunakan Sampan, Kader PDIP di Kalbar Berikan Bantuan Untuk Korban Banjir di Kabupaten Mempawah
"Atas arahan Ketua DPD, Bapak Lasarus, kita menyerahkan bantuan kursi roda dan sedikit uang santunan kepada Bapak Salim, seorang pensiunan guru yang kondisinya memang sangat memprihatinkan.
Beliau adalah pahlawan tanpa tanda jasa yang kini terbaring lemah karena lumpuh," kata Wilmina, secara tertulis Senin 9 November 2020.
Selain kursi roda, di momen tersebut juga diserahkan bantuan lain berupa uang tunai kepada keluarga Salim.
Wilmina pun berharap bantuan tersebut dapat bermanfaat bagi Salim, terutama mempermudahnya dalam melakukan aktivitas di dalam rumah.
"Kami tentu berharap bantuan kursi roda ini dapat membantu Bapak Salim dalam menjalani aktivitas.
Dengan kursi roda, beliau akan lebih mudah untuk berkeliling di dalam rumah dan sekitaran rumah sehingga tidak melulu menghabiskan aktivitas di atas tempat tidur," tuturnya.
Sementara itu, pihak keluarga Salim tampak begitu semringah setelah menerima bantuan tersebut.