Total 18 Nakes Terpapar Corona di Kabupaten Sintang, Berikut Penjelasan Kadiskes Harysinto Linoh
Untuk tenaga kesehatan RSUD Ade M Djoen Sintang yang positif terkonfirmasi corona sebanyak 7 orang.
Penulis: Agus Pujianto | Editor: Jamadin

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID,SINTANG -Total Tenaga Kesehatan (Nakes) di Kabupaten Sintang, Kalbar, yang terpapar corona mencapai 18 orang.
Sebarannya: 7 nakes di RSUD Ade M Djoen dan 11 orang lainnya Puskemas jajaran Dinkes Sintang.
"Total 18 nakes yang terpapar. Untuk di Dinkes jajaran, 8 orang sudah sembuh. Sisa 3 orang dirawat," kata Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sintang, Harysinto Linoh kepada Tribun Pontianak, Senin, 26 Oktober 2020.
Untuk tenaga kesehatan RSUD Ade M Djoen Sintang yang positif terkonfirmasi corona sebanyak 7 orang. Rinciannya: 1 cleaning service dan 6 nakes.
Dari 7 orang tersebut, 2 sudah sembuh dan kembali bekerja, satu lagi menjalani isolasi mandiri. Nakes RSUD Sintang masih ada 4 orang yang dirawat di RIM.
Baca juga: Harisson: Kasus Positif Covid-19 di Kalbar Mencapai 268 Orang, Berikut Rinciannya
Selain itu, ada 9 orang melakukan isolasi mandiri, 14 orang bergejala dan 21 orang dalam pantauan.
Akibat bertambahnya jumlah nakes yang terpapar covid-19 di RSUD Ade M Djoen, managemen rumah sakit memutuskan untuk menutup sementara pelayanan ruang perawatan VIP RSUD Ade M Djoen Sintang, dari tanggal 25 Oktober sampai dengan 8 November 2020.
Menurut Sinto, sebagian besar Nakes yang terpapar Corona, bukan karena kontak erat dengan pasien yang dirawatnya, melainkan ada riwayat perjalanan.
"Dia tepapar bukan karena pekerjaan penanganan pasien, justru ada riwayat perjalanan," ungkap Sinto.
Terhadap Nakes yang terpapar, Sinto memastikan diberikan perawatan maksimal hingga sembuh. "Kita rawat sampai sembuh maksimal. Kita tidak bedakan pasien. Kita rawat sepenuhnya kita istirahatkan," jelasnya.
Untuk Nakes yang terpapar Corona di RSUD Ade M Djoen Sintang, ada yang memang kontak erat dengan pasien yang dirawat. Selebihnya riwayat perjalanan dan keluarga.
"Ada yang akibat kerja, perjalanan Dan keluarga. Saat ini kita lakukan kontak tracing," ujar Direktur RSUD Ade M Djoen Sintang, Rosa Trifina.