Polisi Amankan Tiga Terduga Pemalsuan Uang Rupiah di Sanggau

Dikatakanya, Terduga pelaku RD dan RU berperan membuat uang palsu dengan cara scan uang kertas asli dengan menggunakan printer.

Penulis: Hendri Chornelius | Editor: Zulkifli
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ISTIMEWA
Barang bukti diduga uang palsu saat diamankan di Mapolres Sanggau, Kemarin. 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Hendri Chornelius

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SANGGAU - Jajaran Polres Sanggau berhasil mengungkap dugaan kasus tindak pidana membuat, menyimpan, mengedarkan dan atau membelanjakan diduga uang palsu di Kecamatan Kembayan, Kabupaten Sanggau, Kalbar, belum lama ini.

Kapolres Sanggau melalui Kasat Reskrim Polres Sanggau, AKP Yafet E Patabang menjelaskan terduga pelaku sebanyak tiga orang yakni 
AE, RD dan RU. 

"Barang bukti yang telah diamankan berupa 1 unit Hp, satu unit sepeda motor, satu unit printer, satu unit printer Epson, tiga botol tinta sablon, 123 lembar uang mainan seratus ribuan atau Rp 12.300.000 uang mainan seratus ribuan,"katanya, Rabu 21 Oktober 2020.

Baca juga: Pimpinan BNI Putussibau Imbau Warga Waspada Peredaran Uang Palsu Jelang Pilkada

Dikatakanya, Terduga pelaku  RD dan RU berperan membuat uang palsu dengan cara scan uang kertas asli dengan menggunakan printer.

"Pasal yang dipersangkakan yakni pasal 36 ayat 1, 2 dan 3 Undang-undang nomor 7 tahun 2011 tentang mata uang,"tegasnya.
  
Hasil penggeledahan di rumah RD ditemukan dua unit printer dan uang mainan seratus ribuan sebanyak Rp 12.300.000 atau 123 lembar uang mainan seratus ribuan. 

"Jumlah uang rupiah palsu yang diamankan Rp 2.550.000, dengan rincian 17  lembar pecahan seratus ribuan dan 17 lembar pecahan lima puluh ribuan.

Dan Rp 12.300.000 uang mainan seratus ribuan,"tuturnya. 
 

--

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved