Pimpinan BNI Putussibau Imbau Warga Waspada Peredaran Uang Palsu Jelang Pilkada

Pastinya, bukan hanya jelang Pilkada saja rawan uang palsu, tapi di hari - hari lain juga cukup rawan beredarnya uang palsu.

Penulis: Sahirul Hakim | Editor: Jamadin
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ FILE
Barang Bukti Uang Palsu yang diamankan Polisi 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KAPUAS HULU - Pimpinan Cabang Pembantu Kantor BNI Putussibau, Kabupaten Kapuas Hulu, Eka Pranata mengingatkan, akan kerawanan adanya peredaran uang palsu di jelang Pilkada serentak 9 Desember 2020.

"Biarpun hingga saat ini belum pernah jadi, tapi tetap kita waspada terhadap uang palsu tersebut, takut ada pihak-pihak yang manfaatkan kondisi Pilkada," ujarnya kepada wartawan, Rabu (23/9/2020).

Cetak dan Edarkan Uang Palsu, Oknum Perangkat Desa di Kabupaten Sambas Diringkus Polisi

Maka dari itu kata Eka, dirinya selalu mengingatkan teler (kasir) agar lebih teliti terkait memastikan uang asli dan palsu, setiap transaksi di teler.

"Pastinya, bukan hanya jelang Pilkada saja rawan uang palsu, tapi di hari - hari lain juga cukup rawan beredarnya uang palsu. Pastinya, di Kapuas Hulu belum pernah terjadi," ucapnya.

Eka menjelaskan, selama ini pihaknya terus tetap ke hati - hatian dalam memastikan uang asli atau yang palsu, setiap masyarakat melakukan transaksi di bank.

"Kalau memang ada ditemukan dugaan uang palsu, langsung diserah ke BI, karena kami tidak ada wewenang menentukan hal tersebut," ungkap Eka Pranata.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved