Genjot Wisatawan ke Destinasi Wisata Sipant Lotup Melalui Gerakan BISA, Ini Penjelasan Yohanes Ontot

Tujuannya adalah pertama, bagaimana mendorong penerapan standar protokol kesehatan di destinasi wisata.

Penulis: Hendri Chornelius | Editor: Jamadin
Dok. Diskominfo Sanggau.
Wakil Bupati Sanggau Yohanes Ontot saat foto bersama pejabat lainya saat menghadiri kegiatan Gerakan Bersih, Indah, Sehat dan Aman (BISA) di sumber air panas bumi Sipant Lotup Dusun Peruntan, Desa Sape, Kecamatan Jangkang, Kabupaten Sanggau, Kalbar, Sabtu 17 Oktober 2020. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SANGGAU- Wakil Bupati Sanggau, Yohanes Ontot menghadiri kegiatan Gerakan Bersih, Indah, Sehat dan Aman (BISA) di sumber air panas bumi Sipant Lotup Dusun Peruntan, Desa Sape, Kecamatan Jangkang, Kabupaten Sanggau, Kalbar, Sabtu 17 Oktober 2020.

Hadir pada kesempatan tersebut Anggota DPR-RI Adrianus Asia Sidot, Direktur Kelembagaan pada Deputi Bidang Sumber Daya dan Kelembagaan, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Reza Fahlevi beserta rombongan, Kepala Dinas Porapar Provinsi Kalbar atau yang mewakili, Plt Dinas Porapar Kabupaten Sanggau Rizma Aminin, Anggota DPRD Sanggau, Camat Jangkang, Forkopincam, Kepala Desa Sape, Kadus Peruntan, Tokoh Masyarakat, tokoh Adat/Temenggung Adat, Tokoh Agama dan masyarakat Desa Sape dan undangan lainya.

Dalam kesempatan tersebut Direktur Kelembagaan pada Deputi Bidang Sumber Daya dan Kelembagaan, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Reza Fahlevi menyampaikan bahwa Gerakan BISA ini adalah Bersih, Indah, Sehat dan Aman.

“Tujuannya adalah pertama, bagaimana mendorong penerapan standar protokol kesehatan di destinasi wisata. Kemudian yang kedua adalah ikut memberdayakan para pekerja, pelaku pariwisata (Masyarakat) setempat disekitar lokasi untuk dapat ikut terlibat dalam kegiatan Gerakan BISA ini,”kata Yohanes Ontot.

Baca juga: Sanggau Zona Hijau, Wabup Yohanes Ontot Minta Warga Tidak Lengah

Reza Fahlevi juga sampaikan kenapa dipilih di Sipant Lotup dalam melaksanakan kegiatan Gerakan BISA ini, karena memang mempunyai keunikan tersendiri.

“Sipant Lotup ini mempunyai keunikan yang dimana ada sumber air panas yang menurut informasi kami terima bahwa satu-satunya sumber air panas di Kalimantan Barat ini yang juga tidak ada gunung merapinya. Jadi disini mempunyai keunikan, ini juga hasil koordinasi kami dengan pak Kadis dan dukungan mitra kami juga,"tuturnya.

"Sehingga saya pikir ini bagus, tapi tinggal memang tantangannya adalah akses dan mudah-mudahan kedepan lebih ditingkatkan dan saya pikir ini cukup untuk berkembang,"tambahnya.

Wakil Bupati Sanggau Yohanes Ontot menyampaikan bahwa pertama dengan adanya kegiatan Gerakan BISA ini tentu kita berterimakasih kepada Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif bersama Bapak Anggota DPR RI.

“Untuk mendorong Kementerian untuk dapat lihat daerah ini dan harapan kita tentu dengan gerakan BISA ini masyarakat bisa memahami betul, karena memang destinasi wisata ini harus bersih, indah, sehat dan aman,” ujar Yohanes Ontot.

Yohanes Ontot juga berharap kepada masyarakat tentu gerakan ini harus berkelanjutan kedepan. Jadi tidak hanya hari ini gerakannya, tetapi terus berkelanjutan kedepannya.

Baca juga: Ruang Terbuka Publik I Love Singkawang, Agus: Objek Wisata Baru dan Tempat Selfie Baru

Gerakan ini merupakan gerakan secara menyeluruh dan tentu bukan hanya menjadi tugas masyarakat setempat.

"Akan tetapi kepada siapapun (Pengunjung) masyarakat Kabupaten Sanggau dan Kalimantan Barat, maupun nanti para wisatawan manca negara untuk dapat bersama-sama disiplin menjaga kebersihan lingkungan sekitar tempat wisata air panas Sipant Lotup ini,”jelasnya.

Selain itu, Ia juga berharap kepada Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif tentu yang dimana juga sudah disampaikan yang memang harus didukung dan dorong terkait infrastrukturnya.

“Baik itu nanti dari kementerian dan anggota DPR-RI Komisi X, yang dimana bukan hanya dilingkaran tempat wisata ini, Akan tetapi juga infrastruktur jalannya bagaimana kita mempercepat jarak tempuh ini sehingga pengunjung tidak merasa sulit untuk melihat daerah ini,”harapnya.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved