Breaking News:

Fraksi PAN Minta Masalah Listrik Hingga Peningkatan Sinyal Provider di Melawi Diperhatikan

Hal ini diungkapkan juru bicara Fraksi PAN, Ritaudin pada rapat paripurna DPRD Provinsi Kalbar ke-35 masa persidangan kesatu pada hari ini, Rabu, 14 O

Penulis: Ridho Panji Pradana | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
TRIBUNPONTIANAK/RIDHO PANJI PRADANA
Juru bicara Fraksi PAN, Ritaudin. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Fraksi PAN DPRD Provinsi Kalbar meminta agar di APBD 2021 Gubernur Kalbar dapat memperhatikan masalah listrik dan peningkatan sinyal provider di daerah pelosok khususnya Melawi.

Selain daripada memang, pembangunan infrastruktur disejumlah daerah mesti tetap terus menjadi perhatian.

Hal ini diungkapkan juru bicara Fraksi PAN, Ritaudin pada rapat paripurna DPRD Provinsi Kalbar ke-35 masa persidangan kesatu pada hari ini, Rabu, 14 Oktober 2020.

"Fraksi PAN berharap kepada pemerintah untuk memprioritaskan Pembangunan Jembatan Sungai Sambas Besar, yang menghubungkan Kecamatan Jawai dan Tebas agar dapat segera terealisasi yang mana jembatan tersebut sudah lama diidamkan masyarakat Kabupaten Sambas," katanya.

Fraksi PAN, lanjut dia, meminta Pemerintah Memprioritaskan Jalan dan Jembatan yang terdampak Bencana Banjir dan Tanah Longsor dari Kecamatan Sayan sampai Kecamatan Sokan Kabupaten Melawi.

"Fraksi PAN juga berharap kepada Gubernur Kalimantan Barat agar dapat memfasilitasi melalui PLN agar listrik hidup 24 jam khusus Kecamatan Ellah, Kecamatan Sayan dan Kecamatan Menukung Kabupaten Melawi," ujarnya.

Baca juga: Fraksi NasDem DPRD Kalbar Soroti Serapan Anggaran OPD Dibawah 10 Persen

"Kami berharap kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat agar dapat membantu memfasilitasi meningkatan sinyal dari provider ke konsumen pengguna internet untuk masyarakat Kecamatan Sayan, Kecamatan Pinoh dalam rangka mendukung proses pendidikan sekolah di rumah dalam masa covid 19," tambah dia.

Fraksi PAN juga mengusulkan Kepada Pemerintah untuk Peningkatan pelebaran Pembangunan Jalan Nasional antara Kabupaten Sekadau ke Kabupaten Sanggau dan Kabupaten Sekadau ke Kabupaten Sintang.

Fraksi PAN pun berharap Kepada Gubernur Kalimantan Barat agar dapat untuk meneruskan kelanjutan Pembangunan Jalan Kecamatan Nanga Taman, Kecamatan Nanga Mahab, dan Kecamatan Rawak Kabupaten Sekadau.

Selain itu, Fraksi PAN juga mengusulkan Kepada Gubernur Kalimantan Barat agar dapat memperjuangkan perubahan nama Bandara Supadio menjadi Bandara Sultan Syarif Abdurrahman sesuai kearifan masyarakat lokal Kalimantan Barat.

"Kami Fraksi PAN menegaskan berkaitan dengan Pokok-Pokok Pikiran DPRD maka Fraksi PAN tetap berpegang pada hasil Reses dan aspirasi masyarakat Kalimantan Barat, Kepada Dinas yang terkait agar dapat untuk menyesuikan nomenklatur kegiatan karena nomenklatur semua program sudah diataur Undang-Undang bukan sebaliknya, artinya semua bentuk program agar Dinas terkait menyesuaikan dengan Pokok-Pokok Pikiran DPRD bukan DPRD yang menyesuaikan nomenklaturnya," pungkasnya. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved