Kebakaran di Melawi Hanguskan Ruko dan Rumah Makan, Ibu dan Tiga Anak Tewas Terjebak Api
Sedangkan istri dan 3 orang anaknya yang meninggal dunia berada dalam satu kamar di bagian depan ruko
Api dengan cepat membesar dan kemudian meluas ke Ruko Rumah Makan Satria, Ruko Kedai "Milennial 87" dan Ruko Dinas Arpusda Kab. Melawi serta Deretan Ruko milik Sukarman, Warung, Cucian Motor.
"Kemudian, sekira pukul 00.08 WIB, 3 Unit mobil pemadam kebakaran BS-PBK Nanga Pinoh, disusul dengan satu Unit Mobil Pemadam Kebakaran Dinas Pemadam Kebakaran dan 1 (satu) Unit mobil AWC polres melawi dikerahkan untuk memadamkan api," katanya.
Perlu Tambah Armada
Ketua Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Melawi, Widya Rima, mengucapkan turut berduka cita atas musibah kebakaran yang mengakibatkan satu keluarga meninggal dunia.
Merry Tiu, bersama tiga anaknya nyawanya tak tertolong. Satu keluarga ini ditemukan tak bernyawa lantaran terjebak kobaran api di dalam kamar saat kebakaran menghanguskan 8 pintu ruko di KM 1, Desa Paal, Kecamatan Nanga Pinoh.
"Saya turut berduka atas musibah yang terjadi hingga memakan korban. Semoga, Keluarga yang tertimpa musibah diberi ketabahan terhadap ujian ini," ujar Widya.
Ke depan, Widya menilai diperlukan penambahan armada pemadam kebakaran, agar memudahkam proses pemadaman apabila terjadi kebakaran sehingga dapat meminimalisir kerugian materil maupun jiwa.
"Yang perlu dipikirkan, armada pemadam kebakaran harus ditambah. Apalagi, Kota Nanga Pinoh semakin berkembang. Kedepannya mari kita tingkatkan kewaspadaan, terutama dengan penyebab terjadinya kebakaran," kata Widya.
Bantuan PMI
Duka mendalam turut dirasakan oleh keluarga besar PMI Kabupaten Melawi, atas peristiwa kebakaran yang mengakibatkan satu keluarga meninggal dunia.
Sejak peristiwa kebakaran terjadi, PMI terlibat aktif bersama Damkar, TNI Polri dan masyarakat melakukan upaya pemadaman hingga evakuasi korban jiwa ke rumah sakit.
Ketua PMI Melawi, Nurbetty Eka Mulyastri Panji yang mendatangi langsung ke lokasi kebakaran serta RSUD Melawi.
Perempuan yang akrab disapa Astri Panji ini juga menjenguk Riko dan David, yang tak lain bapak dan anak yang masih di rawat di rumah sakit Kasih Bunda Jaya karena mengalami luka bakar.
"Sejak kejadian, PMI Melawi membantu pihak terkait untuk mengevakuasi korban sampai jam 2 malam. Kemudian ke RSUD melihat langsung korban," kata Nurbetty Eka Mulyastri.
Pada Kamis siang, Astri dan relawan PMI juga datang ke Yayasan Mawar tempat di mana jenazah Ibu dan tiga anak korban kebakaran disemayamkan.