Tania Berikan Tips Lolos Beasiswa Unggulan

Dengan syarat memiliki prestasi minimal tingkat kabupaten atau kota, berumur maksimal 22 tahun, memiliki surat rekomendasi dari kampus, dan peraih jua

TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Triponcast edisi Bebincang Pendidikan bersama Ketua Umum Forum Beasiswa Unggulan Kalbar, Andika Galih Permana, dan Kabid Program Forum Beasiswa Unggulan Kalbar, Titania Auril, Selasa (22/9/2020). 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Triponcast (Tribun Pontianak Official Podcast) edisi Bebincang Pendidikan mengangkat tema "Berburu Beasiswa Unggulan" dengan menghadirkan Kabid Program Forum Beasiswa Unggulan Kalbar, Titania Auril.

Dalam podcast tersebut, Tania, sapaan akrabnya, menjelaskan jika Beasiswa Unggulan ini diperuntukan untuk mahasiswa baru dan maksimal kuliah semester 3.

Dengan syarat memiliki prestasi minimal tingkat kabupaten atau kota, berumur maksimal 22 tahun, memiliki surat rekomendasi dari kampus, dan peraih juara peringkat 5 besar.

"Yang mendapatkan Beasiswa Unggulan ialah mahasiswa baru dan maksimal semester 3, karena Beasiswa Unggulan mau membiayai mahasiswanya dari semester 1 sampai semester 8 selesai," jelasnya di Triponcast.

Ia merasa bangga karena dapat menjadi penerima Beasiswa Unggulan, ia menyebutkan jika beasiswa ini membiayai mahasiswa untuk Uang Kuliah Tunggal ( UKT), uang buku, dan uang saku yang didapat per bulan.

Selain mendapat pembiayaan, penerima Beasiswa Unggulan juga mendapatkan pelatihan dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud).

"Kita diberikan pelatihan dari Kemendikbud dan spesial. Jadi kita memiliki kuota sendiri dan kita lebih diprioritaskan untuk jadi pendaftar," jelasnya.

Berikut Nama-nama Penerima Beasiswa Peduli Orangutan Kalimantan Barat Tahun 2020

Pelatihan yang paling berkesan menurutnya ialah ketika diajarkan untuk menilai bagaimana keuangan Indonesia yang akan datang, dan persoalan keuangan Indonesia yang saat ini sedang tidak stabil serta penerima beasiswa diberikan kajian keuangan.

Sebelumnya ia pernah gagal untuk mendapatkan Program Beasiswa Unggulan ini di tahun 2017 dan ia tidak patah semangat hingga akhirnya dapat lolos.

Oleh karena itu, ia berpesan agar generasi yang akan datang untuk jangan mudah menyerah untuk mendapatkan beasiswa.

"Jangan pernah berhenti belajar, jika tidak memiliki teman untuk menyemangati diri, kita bisa sharing ke senior atau alumni untuk mengoreksi essay. Intinya di essay itu kalian harus mencantumkan pemecahan masalah yang ada di Indonesia, dan membanggakan diri. Karena di kalimat terakhir kita harus menyantumkan aku generasi unggul Indonesia," ungkapnya memberi tips.

Selain memberikan tips menulis essay, ia juga mengingatkan generasi penerusnya untuk tidak luput dari hal kecil seperti surat rekomendasi.

Sepengalamannya ia sering melihat mahasiswa meminta rekomendasi dari dosen PA dll., tapi ia menyarankan alangkah lebih baiknya jika meminta rekomendasi dari pejabat kampus seperti dekan dll., sehingga surat rekomendasi tersebut mendapatkan point tinggi dalam penilaian.

Oleh karena itu, semakin kredibel orang yang mengeluarkan surat rekomendasi, maka semakin tinggi pula point yang didapat. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved