Breaking News:

Aliansi Masyarakat Terdampak Banjir Mempawah Pinta Solusi Konkrit Pemda Tangani Banjir

Bahkan diakuinya terdapat belasan hektar tanaman masyarakat yang mati akibat bencana banjir, sehingga membuat lahan petani pertanian banyak yang rusak

TRIBUN PONTIANAK/ISTIMEWA
Dandim 1201/MPH Letkol Inf Dwi Agung Prihanto ikut serta mendampingi Bupati Mempawah menyerahkan bantuan di Dusun Telayar, Selasa (15/9/2020). 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, MEMPAWAH - Koordinator aliansi masyarakat terdampak Banjir Mempawah, Tirmizi menilai perlu adanya solusi dalam penanganan Banjir di sejumlah wilayah di kabupaten Mempawah. Sebelumnya ia bersama puluhan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat terdampak Banjir Kabupaten Mempawah melakukan audensi di Kantor Bupati dan DPRD Mempawah.

"Ini nerawal dari banyaknya keluhan masyarakat yang terkena dampak bencana banjir. Sebanyak 10.680 masyarakat, di 3 desa yang menyampaikan keluhan kepadanya, yang terdampak bencana banjir di Mempawah," ujarnya.

Bahkan diakuinya terdapat belasan hektar tanaman masyarakat yang mati akibat bencana banjir, sehingga membuat lahan petani pertanian banyak yang rusak.

Pemkab Mempawah Akan Lakukan Normalisasi Saluran Air Atasi Banjir

"Termasuk pula banyak lahan masyarakat lahannya yang rusak, akibat banjir, yang melaporkan ke kita," katanya.

Menurutnya, dengan adanya keluhan dari masyarakat tersebut, pihaknya mencoba menyampaikan kepada pemerintah daerah Mempawah, agar bisa memberikan solusi dalam penanganan bencana banjir di Mempawah.

"Makanya kita sarankan dan tekankan, dalam menyelesaikan bencana banjir, seperti membuat pembuangan air dari sungai ke laut, pembuatan irigasi, maupun reboisasi agar serapan air tetap terjaga," tuturnya.

Menurutnya, di tahun 2020 bencana banjir yang dirasakan oleh masyarakat khususnya di desa pasir, kecamatan Mempawah hilir sudah terdapat 6 kali.

"Tahun ini terparah, dimana dalam setahun sudah 6 kali terjadi banjir, maka dalam menangani permasalahan bencana banjir, dimana pemerintah daerah serius dalam menangani bencana banjir di Mempawah," lanjutnya.

Ia mengharapkan dalam penanganan banjir ini bisa serius dan terfokus, agar bisa menekan terjadinya banjir di Mempawah.

"Kita harapkan dengan upaya yang telah kita lakukan ini pemerintah daerah bisa memberikan solusi konkrit agar banjir tidak lagi terulang. Karena dampaknya sangat luas khususnya pada perekonomian masyarakat kita," pungkasnya. (*)

Penulis: Try Juliansyah
Editor: Rivaldi Ade Musliadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved