Breaking News:

Sekda Kalbar Ungkap Sanksi dalam Pergub Kalbar Nomor 110 untuk Mengedukasi Masyarakat

Ia mengatakan terkait Sanksi Pergub Kalbar Nomor 110 Tahun 2020 juga bertujuan untuk mengedukasi masyarakat dalam menjaga kesehatan.

Penulis: Anggita Putri | Editor: Zulkifli
GRAFIS TRIBUN PONTIANAK/ENRO
Ilustrasi Covid-19. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Sekretaris Daerah Kalbar, A.L. Leysandri mengatakan bahwa Pergub Kalbar Nomor 110 Tahun 2020 sebagai pedoman untuk Kabupaten/Kota.

Namun kalau sudah memiliki Perbup/Perwali maka Pergub tidak bisa diterapkan.

Ia mengatakan terkait Sanksi Pergub Kalbar Nomor 110 Tahun 2020 juga bertujuan untuk mengedukasi masyarakat dalam menjaga kesehatan.

Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Kalimantan Barat menghadiri Rapat Koordinasi Pembahasan Pelaksanaan Pergub Nomor 110 Tahun 2020 tentang Penerapan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan sebagai Upaya Pencegahan dan Pengendalian Covid-19.

Dalam kegiatan ini Sekretaris Daerah Kalbar, A.L. Leysandri, berbicara petunjuk teknis tentang penerapan mengenai sanksi administrasi dan sanksi kerja sosial, supaya satu persepsi dalam operasi (razia) di lapangan.

ALHAMDULILLAH Cair BLT Rp 1,2 Juta via BANK Swasta Sudah Ditransfer Hari Ini, Buruan Cek Rekening

“Kalau untuk sanksi administrasi, pada waktu razia di lapangan oleh Sat Pol PP, kalau terjadi di bandara dan pelabuhan ya perhubungan, untuk dokumen telah disiapkan oleh Bapenda,” ungkap Sekda Kalbar, Kamis (03/09/2020).

Begitu juga dengan sanksi sosial, dimana telah disiapkan peralatan untuk sanksi sosial seperti sapu dan tempat sampah.

“Jika sanksi sosial, yang terkena operasi (razia) orang tua mungkin cukup lima menit, dimana mereka beroperasi di situlah kita siapkan segala sapu dan tempat sampah,” ujarnya di Ruang Praja 2 Kantor Gubernur Kalbar, 

Dalam penerapan sanksi-sanksi ini, tujuan terpenting yaitu edukasinya, jadi masyarakat itu paham bahwa menjaga kesehatan itu penting.

Dalam hal ini juga sebagai upaya Pemerintah melindungi masyarakat dari wabah pandemi Covid-19. 

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved