Breaking News:

Virus Corona Masuk Kalbar

BREAKING NEWS - 10 Guru Terkonfirmasi Positif Covid-19 di Mempawah, Kadinkes Imbau Jangan Lengah

Hal itu terlihat dari Swab yang sudah diambil dan diperiksa dengan hasil kasus konfirmasi semakin bertambah diluar dugaan.

Penulis: Anggita Putri | Editor: Zulkifli
TRIBUN PONTIANAK/Anggita Putri
Kadiskes Kalbar, Harisson saat ditemui di Ruang Kerjanya, Kamis (20/8/2020). 

Terus lakukan testing, tracing dan isolasi terhadap pasien positif Covid-19.

Laksanakan pengambilan swab naso-orofaring saat melakukan razia di tempat-tempat keramaian,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan Diskes kabupaten kota untuk melengkapi data Penyelidikan Epidemiologi nya.

Apabila ada kasus harus dilakukan Penyelidikan Epidemiologi untuk mencegah Kasus ini berkembang .

“Kadang kabupaten kota malas-malasan mengisi data Penyelidikan Epidemiologinya sehingga data tidak lengkap,” ujarnya.

Dinkes Akui Pelaksanaan Swab Test Anggota DPRD Ketapang Berjalan Lancar, Lainnya Siap di Swab Test

Ia mengatakan dengan data yang tidak lengkap tersebut tampak bahwa Diskes kabupaten kota seperti tidak benar- benar melakukan tindakan pencehagan dan penanggulangan covid-19.

Terbukti dari sampel swab yang dikirim ke Untan bahkan kadang datanya tidak lengkap .

“Padahal data ini menjadi dasar bagi dinkes kabuoaten kota utk melaksanakan kegiatan pencegahan dan penanggulangan covid-19 dan data ini harus dikirim ke Jakarta untuk membuktikan bahwa kita telah melakukan Penyelidikan Epidemiologi dengan benar dalam tindakan pencegahan dan penanggulangan Covid-19 di daerah,” jelasnya.

Ia mengatakan bahwa sudah ada beberapa kabupaten kota yang sebenarnya responnya sudah cepat dalam tindakan dan penanganan Covid-19 yakni Kota Pontianak, Sanggau , Ketapang , Landak dan Kubu Raya.

Kabupten kota ini sudah mulai cepat, namun yang lain masih terkesan lambat.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved