Breaking News

Cara Membuat Anak Pintar dan Cerdas Sejak Usia Dini

Yang penting untuk perkembangan otak agar anak Pintar dan Cerdas adalah memiliki hubungan yang penuh kasih sayang dengan orangtua dan sekeliling.

Tayang:
TRIBUN PONTIANAK/ANESH VIDUKA
Seorang anak TK belajar di rumah didampingi ibunya di kediaman mereka di Jl.Danau Sentarum, Pontianak, Sabtu (2/5/2020). Dalam upaya memutus mata rantai penularan covid-19, Pemerintah kota Pontianak memperpanjang masa belajar di rumah bagi siswa TK/PAUD, SD dan SMP di Kota Pontianak hingga tanggal 30 Mei 2020. 

2. Membaca Sejak Dini

Seorang anak TK belajar di rumah didampingi tantenya di kediaman mereka di Jl.Danau Sentarum, Pontianak, Sabtu (2/5/2020). Dalam upaya memutus mata rantai penularan covid-19, Pemerintah kota Pontianak memperpanjang masa belajar di rumah bagi siswa TK/PAUD, SD dan SMP di Kota Pontianak hingga tanggal 30 Mei 2020.
Seorang anak TK belajar di rumah didampingi tantenya di kediaman mereka di Jl.Danau Sentarum, Pontianak, Sabtu (2/5/2020). Dalam upaya memutus mata rantai penularan covid-19, Pemerintah kota Pontianak memperpanjang masa belajar di rumah bagi siswa TK/PAUD, SD dan SMP di Kota Pontianak hingga tanggal 30 Mei 2020. (TRIBUN PONTIANAK.CO.ID/ANESH VIDUKA)

Aktivitas ini banyak membantu anak belajar pada masa perkembangan.

Tak hanya keterampilan bahasa, namun juga belajar memusatkan perhatian hingga mengasah imajinasi.

Peneliti menuturkan, anak yang membaca di rumah pada usia prasekolah memiliki kemampuan membaca lebih baik ketika masuk sekolah.

Membacakan buku cerita atau dongeng pada anak juga terbukti dapat merangsang tumbuh kembang otak anak, sehingga kemampuan kognitif dan berbahasanya menjadi lebih baik.

3. Mengenali Gaya Belajar

Seorang anak TK belajar di rumah didampingi ibunya di kediaman mereka di Jl.Danau Sentarum, Pontianak, Sabtu (2/5/2020). Dalam upaya memutus mata rantai penularan covid-19, Pemerintah kota Pontianak memperpanjang masa belajar di rumah bagi siswa TK/PAUD, SD dan SMP di Kota Pontianak hingga tanggal 30 Mei 2020.
Seorang anak TK belajar di rumah didampingi ibunya di kediaman mereka di Jl.Danau Sentarum, Pontianak, Sabtu (2/5/2020). Dalam upaya memutus mata rantai penularan covid-19, Pemerintah kota Pontianak memperpanjang masa belajar di rumah bagi siswa TK/PAUD, SD dan SMP di Kota Pontianak hingga tanggal 30 Mei 2020. (TRIBUN PONTIANAK/ANESH VIDUKA)

Tiap anak belajar dengan cara yang berbeda.

Mengenali hal ini dapat membantu orangtua untuk membimbing anak dalam belajar memahami dan memroses informasi dengan lebih baik.

Secara umum, ada tiga kategori gaya belajar, yaitu auditorik, visual, dan fisik.

Untuk anak dengan gaya belajar auditorik, akan lebih cepat belajar melalui indera pendengaran, misalnya mendengarkan penjelasan guru dan orangtua.

Sedangkan gaya belajar visual akan menyerap informasi lebih baik melalui indera penglihatan, misalnya membaca buku atau melihat gambar.

Kemudian, gaya belajar fisik perlu menyentuh dan memperagakannya untuk bisa belajar dan mengerti konsep-konsep baru.

4. Hargai Proses Pembelajaran

ILUSTRASI
ILUSTRASI (SHUTTERSTOCK)

Tak hanya orang dewasa, anak-anak juga butuh dihargai.

Penelitian menyebutkan, anak-anak yang merasa dihargai orangtuanya, belajar lebih baik dan mendapat nilai lebih baik di sekolah karena semangat belajarnya yang tinggi.

Orangtua disarankan fokus pada proses, dibandingkan hanya sekadar menghargai hasilnya.

Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved