Fitch Nilai "Burden Sharing" Antara Bank Indonesia dan Pemerintah Kurangi Tanggungan Beban Bunga

Fitch memperkirakan, kesepakatan ini tidak akan memberikan tekanan inflasi pada tahun 2020 seiring permintaan yang masih lemah.

NET
Logo Bank Indonesia 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Mengenai kesepakatan "burden sharing" antara Bank Indonesia dan Pemerintah dalam membiayai pengeluaran negara terkait Covid-19, Fitch memandang kesepakatan ini akan membantu mengurangi beban bunga yang ditanggung pemerintah.

Fitch memperkirakan, kesepakatan ini tidak akan memberikan tekanan inflasi pada tahun 2020 seiring permintaan yang masih lemah.

Bank Indonesia melalui Direktur Eksekutif Kepala Departemen Komunikasi, Onny Widjanarko menerangkan kebijakan moneter di Indonesia selama beberapa tahun terakhir yang dinilai kredibel memberikan keyakinan kepada Fitch bahwa kesepakatan "burden sharing" ini akan bersifat temporer (one-off).

Fitch Prediksi Aktivitas Ekonomi Indonesia Tahun Ini Terkontraksi

Fitch mencatat, bahwa Bank Indonesia telah menyediakan likuiditas bagi sistem perbankan sebagai respon atas terjadinya pandemi disertai dengan penurunan suku bunga kebijakan sebesar 100 bps sejak Februari 2020 menjadi 4,0%.

"Selain kondisi likuiditas yang memadai, Fitch menilai kondisi permodalan sektor perbankan, sebagaimana tercermin pada capital-adequacy ratio, juga masih kuat, yaitu 22,1% pada Mei 2020," jelasnya dalam informasi resmi yang diterima, Senin (10/8/2020).

Bahkan secara khusus, Fitch menyoroti upaya Pemerintah untuk terus mendorong reformasi struktural. Dalam pandangan Fitch, dalam jangka menengah, berbagai upaya reformasi yang ditempuh Pemerintah berpotensi mendorong pertumbuhan ekonomi dan menarik investasi langsung asing.

Fitch sebelumnya, telah mempertahankan Sovereign Credit Rating Indonesia pada BBB dengan outlook Stabil pada 24 Januari 2020. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved