Aggressive Marketing PLN Kalbar, Upaya Dorong Pertumbuhan Penjualan Energi Listrik

PLN Unit Induk Wilayah Kalbar berupaya mengoptimalkan daya yang tersedia untuk mengimbangi pertumbuhan ekonomi serta memenuhi kebutuhan pelanggan

Editor: Nina Soraya
TRIBUN/FILE
Ilustrasi. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Strategi pemasaran memiliki peran penting dalam sebuah perusahaan untuk meningkatkan penjualan dan mendapatkan keuntungan, bahkan dapat secara luas dipandang sebagai kekuatan otoritatif dibalik kegiatan penjualan dan pembelian bisnis.

Terdapat berbagai macam strategi pemasaran, satu di antarnya adalah aggressive marketing.

Bank Indonesia Siap Bantu Penerapan Transaksi Non Tunai Seluruh Desa di Kubu Raya

POPTI Kalbar Terus Berjuang Cegah Thalasemia Makin Meluas

Pemkot Akan Bangun Taman dan Plaza di Eks Cafe Nineteen Untan

Aggressive Marketing merupakan pendekatan proaktif untuk pemasaran dimana pemasar melakukan upaya yang disengaja untuk menjangkau, menghubungkan, dan melibatkan pelanggan secara rutin apakah diminta atau tidak.

Menurut Badan Pusat Statistik, Perekonomian pada triwulan II 2020 di Kalimantan Barat diprakirakan tumbuh meningkat seiring dengan momen HKBN dan liburan sekolah.

Sementara itu, perekonomian Kalimantan Barat keseluruhan tahun 2020 diprakirakan tumbuh pada rentang 4,9-5,3% (YoY), didorong oleh perbaikan kinerja permintaan domestik.

Pertumbuhan energi listrik di Kalimantan Barat berbanding lurus dengan pertumbuhan ekonomi masyarakat. Semakin meningkat pertumbuhan ekonomi, maka semakin meningkat pula kebutuhan energi listrik.

Menurut data pertumbuhan penjualan yang dikeluarkan oleh Bidang Niaga PLN Unit Induk Wilayah Kalbar, hingga bulan Juni 2020 terdapat peningkatan sebesar 7,63% (YoY). Hal tersebut dapat tercapai berkat berbagai upaya pemasaran yang dilakukan oleh masing-masing unit layanan.

Untuk menggenjot pemakaian dan meningkatkan pertumbuhan penjualan energi listrik, PLN Unit Induk Wilayah Kalimantan Barat berupaya mengoptimalkan daya yang tersedia untuk mengimbangi pertumbuhan ekonomi serta memenuhi kebutuhan pelanggan. PLN Unit Induk Wilayah Kalimantan Barat melakukan berbagai upaya aggressive marketing yang dilakukan oleh para Account Executive yang tersebar diseluruh unit-unit layanan.

Terdapat 4 bentuk aggressive marketing yang dilakukan oleh Unit-unit Layanan di wilayah kerja PLN Unit Induk Wilayah Kalimantan Barat. Kegiatan aggressive marketing yang dilakukan umumnya mensasar pelanggan yang mengkonsumsi energi listrik terbesar yakni para pelaku bisnis dan industri.

MABM Sintang Gelar Pagelaran Adat Budaya Melayu Bertajuk Gunting Rambut dan Turun Anak ke Aik

Rayakan Idul Adha di Daerah Penugasan, Satgas Yonif R-641 Potong Hewan Kurban

BAGAIMANA Ramalan Zodiak Senin 3 Agustus 2020 Taurus Khawatir Virgo Kebahagiaan Libra Damai Cancer?

Bentuk kegiatan aggressive marketing yang dilakukan, antara lain ; Manajemen Pelanggan, Layanan Preminum, Program One Day Service, serta berbagai promo potongan harga biaya penyambungan.

Pelanggan bisnis dan industri menjadi target utama perusahaan karena 80% sumber pemasukan perusahaan berasal dari sektor bisnis dan industri. Selain itu, terdapat upaya lain yang menargetkan pelanggan rumah tangga dan usaha mikro, yakni promo Tambah Daya Super Wow yang digelar dalam rangka memperingati hari ulang tahun kemerdekaan Indonesia yang ke 75. Keempat upaya tersebut dilakukan PLN Unit Induk Wilayah Kalimantan Barat untuk mengejar target pertumbuhan penjualan energi listrik.

Lebih lanjut kegiatan aggressive marketing dapat dijelaskan sebagai berikut ;

Manajemen Pelanggan, dilakukan dengan cara pemetaan berdasarkan jenis usaha, proyeksi perkembangan usaha dalam kurun waktu tertentu, serta estimasi jumlah kebutuhan listrik yang digunakan oleh pelaku bisnis dan industri tersebut dalam beberapa waktu kedepan.

Dari hasil pemetaan yang telah dilakukan, selanjutnya Unit Layanan PLN akan menawarkan penambahan daya kepada pelaku bisnis/industri tersebut guna menunjang pertumbuhan usaha yang sedang dijalankan, tentunya dengan berbagai kemudahan layanan yang dapat dinikmati olah pelanggan tersebut.

Layanan Premium, adalah moda layanan tanpa pemadaman listrik yang didedikasikan untuk pelanggan bisnis dan industri, sehingga mereka dapat menjalankan bisnis atau usahanya tanpa terganggu dengan adanya pemadaman listrik.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved