Breaking News:

Galih: Paslon Bupati Sambas Harus Punya Gagasan Ekonomi untuk Memulihkan Dampak Covid-19

Ini tidak disangka-sangka dua pasangan calon ini tampil mengejutkan jagat politik Kabupaten Sambas,

TRIBUNFILE/ISTIMEWA
Galih Usmawan 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SAMBAS - Koordinator Gerakan Kedaulatan Rakyat (Garda Rakyat) Galih Usmawan mengatakan saat ini dua pasang bakal calon Bupati Sambas sudah memenuhi syarat minimal untuk mendaftarkan diri ke KPU Kabupaten Sambas, dalam rangka perhelatan Pilkada Sambas di 9 Desember mendatang.

Saat ini ada dua pasangan calon sudah mengantongi SK DPP dan memastikan langkah untuk berlaga di Pilkada serentak 9 Desember 2020, yaitu pasangan Petahana Atbah-Hairiah yang berduet kembali untuk periode ke dua dan di usung oleh PKS, PPP dan Partai Demokrat dan kabarnya ada tambahan 1 partai lagi.

Selanjutnya pasangan Helman-Darso yang diusung Nasdem, PDIP dan kabarnya juga ada tambahan 1 partai lagi.

"Ini tidak disangka-sangka dua pasangan calon ini tampil mengejutkan jagat politik Kabupaten Sambas," jelas Galih Usmawan.

Atbah-Hairah akan Deklarasi Pencalonan dalam Waktu Dekat, Ini Partai Pengusungnya

Karena sempat beredar kabar paslon Helman-Darso sulit mendapat SK DPP PDIP dan Nasdem, bahkan diprediksi 'ambyar'.

"Lain halnya kubu petahana sempat tersiar kabar diujung tanduk jika tidak mendapatkan tambahan kendaraan politik selain PKS dan PPP," tambah Galih Usmawan.

Diungkapkan Galih, saat ini justru di perkirakan Pilkada Sambas akan diramaikan oleh 4 calon. Mereka diantaranya adalah Helman-Darso, Atbah-Hairiah Satono-Fahrur Rofi dan Heroaldi-Rubaeti Erlita.

"Kalau kita lihat perkembangannya, saat ini paslon Satono-Rofi sudah mengantongi SK DPP PAN dan tinggal menunggu kabar kepastian dari Gerindra berlabuh kemana," tambah Galih.

Sedangkan Heroaldi-Rubaeti Erlita kabarnya akan diusung PKB dan Golkar. Tapi sampai saat ini belum ada sinyal kepastian SK DPP dari kedua partai pengusung pasangan tersebut termasuk posisi Cabup dan Cawabup.

Bisa jadi mereka sedang merampungkan peta koalisi termasuk posisi dan kalkulasi politik. Karena bisa saja kita prediksi paling banyak 4 paslon, atau bisa juga berkurang menjadi 3 Paslon.

Halaman
12
Penulis: M Wawan Gunawan
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved