Terimbas Pandemi Covid-19, Jumlah Hewan Kurban di Sintang Menurun
Amin menyebut, tidak menutup kemungkinan jumlah hewan qurban bisa bertambah mendekati Idul Adha.
Penulis: Agus Pujianto | Editor: Maudy Asri Gita Utami
Terimbas Pandemi Covid-19, Jumlah Hewan Kurban di Sintang Menurun
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINTANG - Pengurus Masjid Al-Amin Sintang, Amin Sodiq menyebut pandemi Covid-19 turut berdampak pada penurunan jumlah hewan kurban yang diterima oleh panitia menjelang Idul Adha tahun ini.
Hingga saat ini panitia baru menerima tiga ekor sapi qurban. Padahal, Idul Adha tinggal hitungan hari lagi.
"Sementara ini baru ada 3 ekor sapi. Tahun lalu, 5 ekor sapi dan 3 kambing," kata Amin kepada Tribun Pontianak, Rabu (22/7).
Amin merasakan, penurunan jumlah hewan qurban juga dirasakan di sejumlah surau.
• Waktu Terbaik Menyembelih Hewan Kurban Serta Tata Caranya Menurut Buya Yahya
"Di beberapa surau juga menurun, ada pengaruhnya covid-19," ungkapnya.
Penurunan jumlah hewan qurban tahun ini disebabkan oleh pandemi Covid-19.
Semua elemen masyarakat terdampak ekonominya.
Tidak hanya kalangan ASN, tapi juga para penguasaha dan lain sebagainya.
"Ya, pasti ada. Dampak covid-19 ini ke semua elemen masyarakat, ASN, pengusaha, kuliner, buruh, tukang, petani dll."
"Contoh PNS, gaji 14 dan 13 beda yg di dapatkan dari tahun lalu, barang barang jadi mahal, dan lain sebagainya," kata Amin.
Amin menyebut, tidak menutup kemungkinan jumlah hewan qurban bisa bertambah mendekati Idul Adha.
"Kemungkinan bertambah bisa saja, kadang ada yang mendadak menyerahkan misalnya."
"Sampai saat ini baru tiga ekor sapi. Kambing belum ada, mudah mudahan nanti ada yang nyusul," harapnya.
Mengenai pelaksanaan salat Idul Adha, Amin memastikan Masjid Al-Amin siap menyelenggarakannya dengan tetap mengikuti protokol kesehatan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/ilustrasi-hewan-kurban-online-untuk-idul-adha.jpg)