Bupati Karolin Usulkan Bangun Lab Covid-19 dan Upgrade TCM, Gubernur Sutarmidji Beri Dukungan
Pemkab Landak, jelasnya, menggunakan dana tak terduga berencana untuk bisa melakukan tes swab untuk Covid-19.
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Bupati Kabupaten Landak Karolin Margret Natasa mengaku tengah mengusulkan pembangunan laboratorium untuk pemeriksaan spesimen nasofaring kasus suspek atau Pasien Dalam Pengawasan (PDP).
Uniknya, Karolin akan melakukan upgrade pada alat Tes Cepat Molekuler (TCM) yang sudah dimiliki Pemkab Landak.
“Didalam negeri kita bisa melihat Sumatera Barat yang mampu menekan angka penyakit ini dari yang sangat tinggi menjadi sangat rendah. Paling rendah se-Indonesia."
"Mereka rupanya punya laboratorium PCR yang mampu melakukan tes dalam kapasitas besar."
• Update Kasus Covid-19 di Kalbar, Lima Kabupaten Ini Kini Berstatus Zona Hijau Corona
"Prinsipnya adalah, lakukan tes sebanyak-banyaknya dan pisahkan yang sakit dengan yang sehat,” ujar Karolin secara ekslusif saat menjadi narasumber Tripon Cast bertema Totalitas Tangani Covid-19 yang ditayangkan live lewat Facebook Tribun Pontianak Interaktif dan Instagram @tribunpontianak pada, Senin (20/7/2020).
Karolin menyatakan, yang paling mengerikan dari pandemi Covid-19 ini adalah ketidakpastian sampai kapan wabah ini berakhir.
Sebagai pemerintah, pihaknya harus menyiapkan bantalan-bantalan baik sisi anggaran maupun program.
Pemkab Landak, jelasnya, menggunakan dana tak terduga berencana untuk bisa melakukan tes swab untuk Covid-19.
“Sehingga kita tidak lagi mengandalkan rapid test. Saya sebenarnya awal waktu mau membeli rapid test itu pemikirannya cukup lama. Bertanya ke banyak pihak. Kalau berbicara akurasi tentu sangat jauh,“ paparnya.
Sementara ini, pihaknya melakukan rapid test untuk memisahan warga yang sakit dan yang sehat. Pihaknya berupaya memutus rantai penularan.
“Tapi ke depan tidak bisa lagi diandalkan, sehingga menurut kami harus punya lab. Lab pemeriksaan corona yang pasti untuk test swab."
"Sekarang kami menyiapkan alat TCM yaitu pemeriksaan molekuler juga,” paparnya.
Alat TCM ini, jelasnya, hampir sama cara kerjanya dengan PCR.
Laboratorium ini, kata Korolin, akan ditempatkan di RSUD Kabupaten Landak dengan tenaga pendukung yang akan disiapkan oleh pihaknya.
“Hanya saja memang untuk lab yang ditunjuk untuk memeriksa hasil swab itu ditunjuk langsung dari kementerian kesehatan. Yang saat ini kami lakukan yakni mempersiapkan peralatannya, sarana pendukung dan tenaga."
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/karolin-margret-natasa-saat-menjadi-narasumber-tripon.jpg)