Serahkan SK Pencalonan pada Pilkada 2020, Airlangga Tegaskan Golkar Tunjuk Calon Tanpa Mahar

Airlangga mengungkapkan, saat ini Golkar telah menyerahkan sebanyak 156 SK untuk bakal calon kepala daerah di Pilkada 2020.

DOK. PARTAI GOLKAR VIA KOMPAS.COM
KETUM GOLKAR - Ketua Umum DPP Partai Golkar, Airlangga Hartarto bersama Presiden Joko Widodo saat pembukaan Munas Partai Golkar, di Hotel Ritz Carlton, Mega Kuningan, Jakarta, Selasa (3/12/2019) lalu. 

Selain itu, soliditas dan kekompakan kader untuk memenangkan calon yang diusung partai adalah pertaruhan bersama.

“Target menang adalah 60%. Seluruh elemen kekuatan Golkar harus solid, Bersatu padu memenangkan Calonnya di daerah masing-masing,” tutur Airlangga.

Strategi pemenangan di Pilkada 2020 juga sudah dibahas bersama oleh seluruh kader Partai Golkar. Airlangga berharap strategi tersebut bisa memenangi Pilkada nanti.

“Politik itu adalah menang dan kalah, bukan untung dan rugi. Untuk menang banyak hal yang bisa dilakukan,” tambah Airlangga.

Dalam kesempatan tersebut figur yang akrab disapa AHA ini juga berpesan untuk tetap solid menjaga jalannya pemerintahan di daerahnya masing-masing.

“Dalam menghadapi gelombang pandemi Covid-19 kedua, semua daerah ditantang untuk kreatif dalam membangun Perekonomian,” ujar Airlangga.

Kalbar Beber Nama

Sekretaris DPD Partai Golkar Kalbar, Prabasa Anantatur sebelumnya telah membeberkan sejumlah nama bakal calon yang dijagokan pada Pilkada 2020.

Jajaran DPD Partai Golkar sebelumnya juga telah mengundang para bakal calon yang akan bertarung di Pilkada 2020, khususnya untuk para kandidat yang telah menerima Surat Keputusan (SK), baik berbentuk rekomendasi maupun surat tugas.

Prabasa juga membeberkan nama-nama para bakal calon yang akan diusung dan didukung Partai Golkar di tujuh daerah yang akan melaksanakan pilkada.

Setidaknya, ada empat kader Partai Golkar yang akan bertarung di empat dari tujuh daerah yang bakal melaksanakan pesta lima tahunan itu.

"Dari tujuh Kabupaten, kita tahu bahwa Kapuas Hulu Golkar sudah mengeluarkan surat tugas kepada Pak Agus Mulyana, namun ternyata Pak Agus Mulyana mundur, sehingga kita kembalikan kepada DPP, surat tugasnya kita tarik kembali.

“Kapuas Hulu ada dua bakal calon kita panggil, H Baiduri dan H Hamdi Ja'far, tinggal keputusan di pusat," katanya, Minggu (05/07/2020) lalu.

"Untuk Sintang surat tugasnya awalnya kader sendiri, namun kemudian saat sekarang kita mendukung Pak Jarot Winarno karena juga mendaftar ke Golkar”.

“Jika tidak ada halangan Pak Jarot akan berpasangan dengan Pak Sudiyanto ( Kepala DPMPTSP Sintang, red) akan kita usulkan dipusat," timpal Prabasa Anantatur.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved