Kodam XII Tanjungpura Musnahkan 1196 Senpi Non Organik Hasil Penyerahan Masyarakat di Perbatasan

Sebanyak 86 pucuk pistol rakitan dan 1.110 pucuk senapan Laras panjang di musnahkan dengan cara di potong dan kemudian di kubur.

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ FERRYANTO
Pangdam XII Tanjungpura Mayjend TNI Muhammad Nur Rahmad saat memotong senjata api Laras panjang rakitan di acara Disposal Senjata Non Organik.  

TRIBUN PONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Kodam XII Tanjungpura melalukan pemusnahan atau Disposal senjata non organik hasil Ops Pamtas RI - Malaysia. Senin (6/7/2020) siang.

Pemusnahan senjata ini dilaksanakan Gudang Peralatan Daerah Kodam XII Tanjungpura yang terletak di jalan Khatulistiwa, Kelurahan Batu Layang, Kecamatan Pontianak Utara yang dipimpin langsung oleh Pangdam XII Tanjungpura Mayjen TNI Muhammad Nur Rahmad yang didampingi pejabat jajaran Kodam XII.

Sebanyak 86 pucuk pistol rakitan dan 1.110 pucuk senapan Laras panjang di musnahkan dengan cara di potong dan kemudian di kubur.

Kapolsek Embaloh Hulu Ingatkan Personil Agar Selalu Merawat Senpi

Mayjen TNI Muhammad Nur Rahmad menyampaikan bahwa seluruh senjata non organik tersebut didapat dari warga sekitaran perbatasan Indonesia dan Malaysia yang menyerahkan kepada anggota TNI yang bertugas di perbatasan sejak 2015 hingga 2020.

"Senjata ini didapat dari hasil operasi pengamanan perbatasan RI - Malaysia mulai dari tahun 2015 sampai 2020, dan kita memusnahkan sebanyal 1196 pucuk senjata yang terdiri dari senjata Laras pendek dan Senjata Laras Panjang,"ujar Mayjen TNI Muhammad Nur Rahmad

Mayjen TNI Muhammad Nur Rahmad menjelaskan bahwa penyerahan senjata dari warga ke anggota TNI yang bertugas di perbatasan merupakan hasil dari pendekatan personel TNI ke warga masyarakat di Perbatasan secara persuasif.

Satgas Pamtas melalui konsep teritorial melakukan upaya pendekatan kepada masyarakat, sehingga dengan kerelaan dan keikhlasan masyarakat menyerahkan senjata rakitan kepada satuan-satuan Pamtas yang terdekat untuk diamankan.

"Banyak warga masyarakat yang secara sukarela, Menyerahkan senjata yang dimilikinya kepada pasukan pengaman perbatasan,"tutur Mayjen TNI Muhammad Nur Rahmad .

"Karena keberadaan senjata non organik maupun organik itu pada saat ini menjadi pengawasan, sehingga hal ini sangat dibutuhkan dilakukan di perbatasan,"jelas Pangdam.

lebih jauh, Bagi kodam XII TPR, Pemusnahan senjata ini merupakan bentuk pertanggung jawaban Kodam XII/Tpr.

Halaman
12
Penulis: Ferryanto
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved