Pedagang Pasar Dahlia Terima 1000 Face Shield

Hari ini pedagang dan pembeli sekitar pasar Dahlia menerima 1000 face shield dari Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Bara.

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ ISTIMEWA
Pedagang Pasar Dahlia Terima 1000 Face Shield. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Setelah sebelumnya pasar flamboyan dan pasar mawar  menerima 1000 face shield.

Hari ini pedagang dan pembeli  sekitar pasar Dahlia menerima 1000 face shield dari Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan

Bara.

Seksi Promosi Kesehatan Dan Pemberdayan Masyarakat yang ditunjuk untuk membagikan face shield ini turun ke sudut-sudut pasar flamboyan gunakan membagikan pelindung wajah transparan ini.

Tampak semula pedagang enggan menerima alat pelindung diri ini karena selama ini terbiasa menggunakan masker.

"Face Shield ini gunanya melindungi diri dari percikan air liur saat kita berinteraksi dengan pembeli, untuk itu tolong dipakai ya face shield ini “jelas Abdul Haris kepada pedagang pasar Dahlia sembari membagi face shield.

Pasar Mawar, Dinkes Kalbar Bagikan 1000 Face Shield Gratis

Dinkes Kalbar Bagikan 1000 Face Shield di Pasar Flamboyan

Tampak sejumlah  pedagang yang akan menerima face shield pun dijelaskan  harus menggunakan masker terlebih dahulu karena masih ada beberap pedagang belum menggunakan secara tetap dalam keseharianya dan menjadi adaptasi kebiasan baru bagi masyarakat.

1000 face shield yang hari ini dibagikan Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Barat merupakan rangkaian yang memang di khususkan untuk area pasar tradisional.

Untuk diharapkan agar masyarakat terutama pedagang dan pembeli dapat terlindungi dari covid 19.

Protokol kesehatan harus menjadi acuan tegas  menggunakan masker,jaga jarak dan cuci tangan pakai sabun.

"Pemakaian face shield ini hanya tambahan karena dengan menggunakan penutup seperti ini akan semakin mengurangi cluster baru covid 19 di Kota Pontianak,"jelas Haris

Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat sendiri melalui Dinas Kesehatan berencana membagikan Face Shield ini untuk seluruh wilayah pasar tradisional di Kota Pontianak.

“Kita keliling setiap minggu jika jumlahnya tercukupi 1000 face shield kita akan turun kembali ke pasar tradisional. Bagi pedagang yang telah menerima face shield ini diharapkan tetap menggunakanya selama proses interaksi berdagangnya,"tegas Haris. (*)

Editor: Dhita Mutiasari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved