47 Personel Polresta Pontianak Mendapatkan Kenaikan Pangkat

Rincian, Aipda ke Aiptu, 6 personil Bripka ke Aipda, 9 personil, Brigpol ke Aipda 24 personil, Briptu ke Brigpol, 2 personil, Bripda ke Briptu 1.

TRIBUNPONTIANAK/RIVALDI ADE MUSLIADI
Kapolresta Pontianak Kombes Pol Komarudin bertindak sebagai inspektur Upacara Kenaikan Pangkat (UKP) Korp Rapot TMT 1 Juli 2020 yang digelar di Mapolresta Pontianak, Kamis (2/7/2820). 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Sebanyak 47 anggota Polresta Pontianak Kota dan jajaran mendapatkan kenaikan pangkat setingkat lebih tinggi dalam Upacara Kenaikan Pangkat (UKP) Korp Rapot TMT 1 Juli 2020.

Kapolresta Pontianak Kombes Pol Komarudin bertindak sebagai inspektur upacara tersebut yang digelar di Mapolresta Pontianak, Kamis (2/7/2820).

Personel yang mendapatkan kenaikan pangkat setingkat lebih tinggi, terdiri dari 5 orang perwira dan 42 orang bintara.

Rincian, Aipda ke Aiptu, 6 personil Bripka ke Aipda, 9 personil, Brigpol ke Aipda 24 personil, Briptu ke Brigpol, 2 personil, Bripda ke Briptu 1 personil.

47 Anggota Polresta Pontianak Kota Dapat Kenaikan Pangkat Setingkat Lebih Tinggi

Kemudian ditambah personil yang kenaikan pangkatnya berdasarkan pengabdian yang terbit dari Mabes Polri berjumlah 5 personil yakni AKP ke Kompol 1 personil, Iptu ke AKP 2 personil, dan Aiptu ke Ipda 2 personil.

Namun kenaikan pangkatnya akan diupacarakan berdasarkan TMT dari pangkat pengabdiannya.

Komarudin berpesan bahwa kenaikan pangkat bukan suatu hak, namun kenaikan pangkat adalah prestasi kerja yang telah melalui suatu proses seleksi penilaian kerja pimpinan kepada mereka yang teruji kualitas dan kemampuannya.

"Kenaikan pangkat setingkat lebih tinggi ini diberikan kepada mereka yang memang dinilai betul-betul mampu dan teruji kualitas kinerjanya."

"Jadi kenaikan pangkat ini bukan serta merta, bukan otomatis, tapi berdasarkan beberapa penilaian-penilaian kerja dan ujian" ujar Kapolresta.

Kapolresta pun meminta agar jajarannya senantiasa meningkatkan kemampuan, mengeluarkan ide-ide kreatif yang akan memberikan dampak positif untuk diri pribadi, institusi dan pelayanan masyarakat.

Seiring tugas-tugas Polri ke depan yang akan semakin berat, dan banyak tantangannya, karena Polri bukan hanya ingin dicintai masyarakat.

Namun juga dipercaya sebagai pengayom, pelindung dan pelayan masyarakat, sehingga peran Polri dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat.

"Saya menginstruksikan kepada seluruh personil, untuk mempersiapkan diri dalam menyambut tugas ke depan, yang sangat menuntut profesionalisme Polri."

"Terlebih di tengah pandemi Covid-19 di wilayah hukum Polresta Pontianak di mana Polri sebagai aparat penegak hukum dan pemelihara kamtibmas harus mampu menjaga situasi kamtibmas agar tetap stabil," tegas Komarudin.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved