Lantik PNS Baru, Ini Pesan Bupati Sekadau Rupinus

Rupinus juga berharap kinerja dari PNS yang baru saja dilantik dapat semakin baik, terlebih dengan usia yang masih produktif

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Marpina Wulandari
Bupati Sekadau Rupinus saat memberikan sambutan pada pelantikan PNS dilingkungan Pemkab Sekadau di halaman kantor Bupati Sekadau, Kalbar. Selasa (30/6/2020). 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SEKADAU -  Bupati Sekadau Rupinus mengingatkan PNS baru agar berkomitmen untuk menjalankan tugas dimanapun sesuai dengan aturan yang berlaku dan tidak mengajukan pindah sebelum masa tugas mencapai 10 tahun.  

Merujuk Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PermenPANRB) Nomor 23 Tahun 2019 Tentang Kriteria Penetepan Kebutuhan Pegawai Negeri (PNS) Sipil dan Pelaksanaan Seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Tahun 2019.

Peserta seleksi yang sudah dinyatakan lulus oleh Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK) namun mengajukan pindah saat belum genap bekerja selama 10 (sepuluh) tahun sejak Terhitung Mulai Tanggal (TMT) PNS dianggap mengundurkan diri.

PermenPANRB Nomor 23 Tahun 2019 menyebutkan Pelamar wajib membuat surat pernyataan bersedia mengabdi pada instansi yang bersangkutan saat pendaftaran dan tidak mengajukan pindah dengan alasan apapun paling singkat selama 10 (sepuluh) tahun sejak TMT PNS.

Martinus Sudarno: Kita Siap Menyampaikan Apapun Aspirasi Masyarakat

Jumlah Kehamilan Tak Diinginkan di Indonesia Mencapai 17,5 Persen

Rupinus menghimbau agar para PNS yang baru dilantik dapat mengabdikan diri dan bersungguh-sungguh dalam menjalankan tugas memberikan pelayanan kepada masyarakat.

"Kita berharap, mereka mengabdi di Sekadau, kita minta dari awal komitmen, daftar di Sekadau, diterima di Sekadau.

Ya betahlah, jangan nanti 6 tahun mau pindah," ungkap Bupati Sekadau saat melantik jajaran PNS baru

Rupinus juga berharap kinerja dari PNS yang baru saja dilantik dapat semakin baik, terlebih dengan usia yang masih produktif dan dapat tinggal sesuai dengan wilayah tugasnya masing-masing

"Seperti guru, dimana dia mengajar di situ dia tinggal.

Perawat juga, contohnya dia bertugas di Pustu, Polindes, tinggallah di wilayah itu. 

Kalau tempatnya tidak layak kan ajukan ke kita biar di jadikan layak, dan ini berlaku untuk semua PNS," tandasnya.

Update Informasi Kamu Via Launcher Tribun Pontianak Berikut:
https://play.google.com/store/apps/details?id=com.wTribunPontianak_10091838

Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak

Penulis: Marpina Sindika Wulandari
Editor: Zulkifli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved