Sujiwo Ajukan Mundur
Tiga Kali Bahas APBD Kubu Raya, Sujiwo: Tidak Satu Kali Pun Saya Dilibatkan
Disebutkannya sejak menjabat sebagai Wakil Bupati telah tiga kali pembahasan APBD Kabupaten Kubu Raya.
Penulis: Faisal Ilham Muzaqi | Editor: Maudy Asri Gita Utami
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KUBU RAYA - Wakil Bupati Kubu Raya, Sujiwo mengatakan bahwa sejak menjabat sebagai Wakil Bupati Kubu Raya dirinya tidak pernah dilibatkan dalam pembahasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
Disebutkannya sejak menjabat sebagai Wakil Bupati telah tiga kali pembahasan APBD Kabupaten Kubu Raya.
"Selama saya menjabat sudah membahas tiga kali APBD, dua kali murni dan satu kali perubahan. Tidak satu kali pun saya dilibatkan untuk diajak diskusi," kata Jiwo saat jumpa pers di kediamannya di Kompleks Mediteranian Palace, Jalan Sungai Raya Dalam, Kubu Raya, Kalbar, Sabtu (20/6/2020).
"Pelantikan sudah kurang lebih delapan kali pejabat eselon dan satu kata pun saya tidak pernah diajak untuk diskusi."
• BREAKING NEWS - Massa Datangi Rumah Sujiwo, Minta Tak Mundur Sebagai Wakil Bupati Kubu Raya
"Saya tau dalam undang-undang tidak ada keharusan untuk saya, tapi kenapa tidak ada diskusi sama sekali," ungkapnya.
Menurut Jiwo dari hal itu, dinilainya ada intimidasi hingga dari balai Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) pun tak ada yang berani menemuinya.
"Dan banyak disposisi lainya, tapi saya menghindar supaya tidak panjang, pendelegasian dana dan intimidasi, meski bukan secara fisik psikologis, namun balai SKPD tidak ada yang berani ketemu dengan saya," bebernya.
"Saya punya basis politik dan pandukung yang harus saya perhatikan. Kalau kemudian tidak diperhatikan, maka pasti nanti kita akan buka-bukaan," pungkasnya.
Alasan Langkah Pengunduran
Sebelumnya, Wakil Bupati Kubu Raya, Sujiwo juga meminta kepada Bupati dan Sekda Kubu Raya agar jujur terhadap perlakuan keduanya terhadap dirinya.
Sujiwo mengatakan bahwa dirinya telah diberlakukan secara semena-mena selama menjadi Wakil Bupati Kubu Raya kurang lebih sekitar 17 bulan lamanya.
Ia mengungkapkan bahwa dirinya menjadi Wakil Bupati Kubu Raya tidak difungsikan dengan baik.
Hingga Jiwo pun bertekad untuk mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Wakil Bupati.
Hal ini disampaikan kepada awak media saat jumpa pers yang disaksikan oleh ratusan warga di kediamannya di Komplek Mediteranian Palace, Jalan Sungai Raya Dalam, Kubu Raya, Kalbar, Sabtu (20/6/2020).
"Saya minta ketegasan dan kejujuran Bupati dan termasuk Sekda, apa yang telah dilakukan kepada saya selama ini," ujarnya.