DATA Pasien Corona Covid-19 di Indonesia Bocor Dibobol Hacker & Dijual? | Termasuk Data Kartu Kredit

Data yang dihimpun adalah data sensitif berisi nama, nomor telepon, alamat, hasil tes PCR, dan lokasi tempat pasien dirawat.

(Pixabay/TheDigitalArtis Via Surya.co.id)
DATA Pasien Corona Covid-19 di Indonesia Bocor Dibobol Hacker & Dijual? | Termasuk Data Kartu Kredit / ILUSTRASI 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID  - Kabar tak mengenakkan datang di tengah masa pandemi virus Corona COvid-19 yang menerpa Tanah Air. 

Di tengah masa sulit dan penuh duka akibat pandemi ini, aksi pencurian data pribadi diduga justru kembali terjadi di Indonesia.

Kali ini yang disasar adalah data para pasien Corona Covid-19 di Indonesia. 

Dikutip dari Kompas Tekno, peretas bernama akun Database Shopping mengklaim memiliki 231.636 data pribadi dari database pasien Covid-19. 

PLEDIS Entertainment Diretas, Tuntut PRISTIN Dapat Perlakuan Lebih Baik | Ini Dugaan Pelakunya

Ratusan ribu data tersebut bahkan dijual di situs terbuka Raid Forums.

Situs terbuka satu itu memang diketahui sebagai situs yang juga digunakan hacker untuk menjual data pengguna Tokopedia beberapa waktu lalu.

Data yang dihimpun adalah data sensitif berisi nama, nomor telepon, alamat, hasil tes PCR, dan lokasi tempat pasien dirawat.

Di dalamnya juga terdapat kolom NIK meskipun tidak terisi.

Sebagai bukti, hacker tersebut turut melampirkan sampel data yang dimiliki.

Sampel tersebut terdiri dari tujuh nama WNI dan tiga WNA dengan status pasien dalam pengawasan (PDP) di Provinsi Bali.

Halaman
123
Editor: Ishak
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved