KRONOLOGI Jembatan Gantung Roboh di Landak Kalbar, 2 Pekerja Hilang Sempat Teriak Minta Tolong
Jembatan itu dibangun sejak tahun 2019 dan dilanjutkan tahun ini 2020 oleh pihak Dinas PUPR Landak.
Penulis: Alfon Pardosi | Editor: Madrosid
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Dalam proses pembangunan jembatan gantung di Kabupaten Landak roboh, Selasa (16/6/2020).
Jembatan itu dibangun sejak tahun 2019 dan dilanjutkan tahun ini 2020 oleh pihak Dinas PUPR Landak.
Akibat kejadian ini 6 orang pekerja terjatuh ke sungai 4 selamat sementar 2 orang lainnya hilang dan masih dalam tahap pencarian tim gabungan hingga saat ini, Rabu (17/6/2020).
Jembatan gantung ini merupakan jembatan penghubung antara Dusun Rabiuk Sual dan Desa Sungai Keli, Kecamatan Ngabang, Kabupaten Landak.
Mendengar kejadian tersebut pada sore harinya Camat Ngabang Yully Nomensen, Danramil 11 Ngabang Kapten Inf Dwi Haryanto, Kepala BPBD Landak Herman Masnur menuju lokasi kejadian.
Begitu pula juga dengan anggota Yon Armed 16/Komposit Ngabang, Anggota Bhabinkamtibmas Polsek Ngabang, anggota BPBD Landak, perwakilan Dinas PUPR dan Perumahan Rakyat Landak, dan Anggota Sub Unit Intel Kodim 1201/Mempawah.
• Berikut Identitas Pekerja yang Dinyatakan Hilang dan Selamat Usai Jembatan Gantung di Landak Roboh
Pembangunan jembatan dilakukan karena jembatan sudah tidak layak untuk digunakan warga untuk menyeberang menuju Dusun Rabiuk Sual atau sebaliknya.
Kronologi Kejadian
Adapun kronologi kejadian hari itu pada Selasa pagi sekira pukul 08.00 WIB, seperti biasa para pekerja jembatan turun untuk mengerjakan jembatan gantung tersebut.
Pada saat pengerjaan jembatan, sekitar pukul 14.35 WIB tiba-tiba tali seling induk penahan badan jembatan terlepas.
Sehingga mengakibatkan jembatan gantung roboh, dan enam orang pekerja yang sedang mengerjakan lantai jembatan terjatuh ke sungai.
"Warga sudah mencari dua orang yang hilang, tapi belum ditemukan," ujar warga Sungai Keli Yudi kepada Tribun pada Rabu (17/6/2020).
Diceritakan Yudi, empat orang pekerja selamat dikarenakan bisa berenang.
Sedangkan dua orang pekerja hanyut terbawa arus.
Sebelumnya kedua korban yang hanyut juga sempat berteriak minta tolong.