GEMPA Bumi M 3,1 Guncang Sabang Aceh, Gempa M 4,3 Juga Terjadi di Sumbawa Barat NTB Rabu Dini Hari
Kali ini gempa berkekuatan Magnitudo (M) 3,1 terjadi di Kota Sabang Aceh pukul 02:22:13 WIB dan gempa M 4,3 di Sumbawa Barat NTB
Penulis: Dhita Mutiasari | Editor: Dhita Mutiasari
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Gempa bumi lagi-lagi terjadi di 2 wilayah tanah air hari ini Rabu (17/6/2020) dini hari.
Kali ini gempa berkekuatan Magnitudo (M) 3,1 terjadi di Kota Sabang Aceh pukul 02:22:13 WIB dan gempa M 4,3 di Sumbawa Barat Nusa Tenggara Barat (NTB) pukul 00:54:46 WIB.
BMKG mencatat untuk gempa di Aceh dengan pusat gempa berada di laut 11 KM tenggara Kota Sabang.
Gempa terjadi pada titik koordinat 5.82 Lintang Utara (LU) dan 95.39 Bujur Timur (BT) dengan kedalaman 4 KM.
• GEMPA Bumi Magnitudo 4,3 Guncang Muara Binuangeun Lebak Banten Selasa 16 Juni Siang Ini
Gempa bahkan dirasakan hingga Banda Aceh.
"#Gempa Mag:3.1, 17-Jun-20 02:22:13 WIB, Lok:5.82 LU, 95.39 BT (Pusat gempa berada di laut 11 km tenggara Kota Sabang), Kedlmn:4 Km Dirasakan (MMI) III Sabang, II Banda Aceh #BMKG,"tulis @infoBMKG
Sementara untuk gempa di Sumbawa Barat terjadi di laut 89 KM Barat Daya Sumbawa Barat.
Gempa terjadi pada titik koordinat 9.53 Lintang Selatan (LS) dan 116.65 Bujur Timur (BT).
"#Gempa Mag:4.3, 17-Jun-20 00:54:46 WIB, Lok:9.53 LS, 116.65 BT (Pusat gempa berada di laut 89 km baratdaya Sumbawa Barat), Kedlmn:10 Km Dirasakan (MMI) II Lombok Tengah #BMKG,"tulisnya
Skala MMI
Skala MMI (Modified Mercalli Intensity) adalah satuan untuk mengukur kekuatan gempa.
Skala MMI dibagi menjadi 12 berdasarkan informasi korban selamat dan kerusakan yang terjadi akibat gempa bumi tersebut.
I MMI
Getaran tidak dirasakan kecuali dalam keadaan luar biasa oleh beberapa orang.
II MMI
Getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang
III MMI
Getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan-akan ada truk berlalu.
IV MMI
Pada siang hari dirasakan oleh banyak orang dalam rumah, di luar oleh beberapa orang, gerabah pecah, jendela/pintu berderik dan berbunyi.
V MMI
Getaran dirasakan oleh hampir semua penduduk, orang banyak terbangun, gerbah pecah, barang-barang terpelanting, tiang-tiang dan barang besar tampak bergoyang, bandul lonceng dapat berhenti.
VI MMI
Getaran dirasakan oleh semua penduduk. Kebanyakan semua terkejut dan lari keluar, plester dinding jatuh dan cerobong asap pabrik rusak, kerusakan ringan.
VII MMI
Tiap-tiap orang kelaur rumah. Kerusakan ringan pada rumah-rumah dengan bangunan dan konstruksi yang baik.
Pada bangunan yang kontruksinya kurang baik terjadi retak-retak bahkan hancur, cerobong asap pecah. Terasa oleh orang yang naik kendaraan.
VIII MMI
Kerusakan ringan pada banguna dengan konstruksi yang kuat.
Retak-retak pada bangunan dengan konstruksi kurang baik, dinding dapat lepas dari rangka rumah, cerobong asap pabrik dan monumen-monumen roboh, air menjadi keruh.
IX MMI
Kerusakan pada bangunan yang kuat, rangka-rangka rumah menjadi tidak lurus, banyak retak. Rumah tampak agak berpindah dari pondamennya. Pipa-pipa dalam rumah putus.
X MMI
Bangunan dari kayu yang kuat rusak, rangka rumah lepas dari pondamennya, tanah terbelah rel melengkung, tanah longsor di tiap-tiap sungai dan di tanah-tanah yang curam.
XI MMI
Bangunan-bangunan hanya sedikit yang tetap berdiri. Jembatan rusak, terjadi lembah. Pipa dalam tanah tidak dapat dipakai sama seklai, tanah terbelah, rel melengkung sekali.
XII MMI
Hancur sama sekali, gelombang pada permukaan tanah. Pemandangan gelap.
Benda-benda terlempar ke udara.(*)