DAFTAR 5 Negara Paling Kompetitif Dunia, Tak Ada Amerika | Nomor Satu Ternyata Tetangga Indonesia
Singapura digambarkan sebagai kekuatan dari banyak ekonomi kecil yang sukses bertahan di tengah gangguan yang disebabkan oleh pandemi virus corona
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Crazy Rich Asians adalah satu di antara karya film ternama yang menggambarkan bagaimana glamournya kehidupan para orang-orang kaya Asia.
Satu di antara karakter utama dalam film tersebut, Nick Young, digambarkan sebagai orang super tajir melinter dari Singapura.
Film tersebut agaknya cukup mengena untuk menggambarkan Singapura sebagai negara dengan penduduknya yang makmur.
Singapura yang tak lain negeri Jiran alias negara tetangganya Indonesia di Asia Tenggara itu memang terbilang istimewa jika berbicara tentang kekuatan ekonomi.
Baru-baru ini, Singapura yang berjuluk negeri Singa itu bahkan mempertahankan posisi teratas sebagai ekonomi paling kompetitif di dunia.
• JADWAL MPL Invitational 4 Nation Cup 2020 dan Pembagian Grup Zona Indonesia, Malaysia dan Singapura
Ini merupakan peringkat teranyar yang dirilis oleh Peringkat Daya Saing Dunia, IMD.
Dikutip dari Kontan.co.id yang melansir The Straits Times, Singapura memegang posisi nomor satu untuk tahun kedua berturut-turut dalam daftar tahunan 63 negara yang menganalisis kemampuan mereka untuk menghasilkan kemakmuran.
Posisi lima besar setelah Singapura adalah Denmark, Swiss, Belanda, dan Hong Kong.
Menurut Institut Pengembangan Manajemen (IMD) yang berbasis di Lausanne, Swiss, sebagai sebuah kelompok, Singapura digambarkan sebagai kekuatan dari banyak ekonomi kecil yang sukses bertahan di tengah gangguan yang disebabkan oleh pandemi virus corona.
Namun, kondisi sebaliknya terjadi dengan Hong Kong.
• Hrithik Roshan Jadi Manusia Super Dalam Film Krrish di ANTV, Perjalanan ke Singapura Susul Kekasih
Hong Kong diketahui turun tiga tempat dalam daftar, dan menetap di No 5 tahun ini.
IMD mengaitkan kemerosotan kota ini dengan kinerja yang relatif kurang dari kerangka ekonomi, pekerjaan dan masyarakatnya.
Namun, kekuatan yang mendasari ekonomi daerah otonom tetap ada, katanya.
Faktanya, selain Singapura dan Taiwan - yang naik ke posisi 11 dari peringkat 16 - peringkat untuk semua ekonomi Asia lainnya turun dari posisi mereka tahun lalu.
Dua ekonomi terbesar di dunia juga mengalami penurunan peringkat.
• Kisah Sedih TKW di Singapura Tertunda Mudik Setelah 9 Tahun karena Covid-19, Sangat Ingin Sungkem