Wabah Virus Corona

Siswa Kembali Masuk Sekolah, Kemendikbud Atur Jarak Minimal 1,5 meter

Panduan tersebut adalah keputusan bersama Kemendikbud, Kementerian Agama, Kementerian Kesehatan dan Kementerian Dalam Negeri.

KOMPAS.com/Markus Yuwono
Ilustrasi siswa belajar di kelas 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan membuka peluang daerah zona hijau Covid-19 untuk kembali membuka sekolah.

Meski siswa bisa kembali ke sekolah, bakal ada suasana berbeda dari proses belajar mengajar sebelum pandemi Covid-19.

Sebab ada panduan khusus yang harus diterapkan saat proses tatap muka berlangsung.

Hal itu sebagaimana termuat dalam panduan penyelenggaraan pembelajaran pada tahun ajaran baru dan tahun akademik baru di masa pandemi virus corona Covid-19.

Panduan tersebut adalah keputusan bersama Kemendikbud, Kementerian Agama, Kementerian Kesehatan dan Kementerian Dalam Negeri.

Pengumuman Jadwal dan Tahapan Penerimaan Peserta Didik Baru Tingkat SD di Sintang

Dalam panduan yang dirilis Kemendikbud, diketahui bahwa pembelajaran tatap muka di satuan pendidikan yang memenuhi kesiapan dilaksanakan secara bertahap, diawali dengan masa transisi selama dua bulan.

Jika aman, dilanjutkan dengan masa kebiasaan baru.

Berikut ini ketentuannya:

Ketentuan Fase Pertama

Pada fase pertama, dinyatakan bahwa waktu untuk memulai masuk sekolah paling cepat dilaksanakan Juli untuk SMA hingga SMP sederajat.

Halaman
1234
Penulis: Nasaruddin
Editor: Nasaruddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved