Tribun Pontianak Virtual
KISAH Dekan Kedokteran Untan Pontianak Positif Covid-19 Bersama Istri, Anak dan Pengasuh! Baca Novel
Doker Asro, sapaan akrab Muhammad Asroruddin, mengisahkan bagaimana perjuangannya bersama keluarga berhasil sembuh dari Covid-19.
Penulis: Hamdan Darsani | Editor: Marlen Sitinjak
“Saya kategori pasien tanpa gejala juga tidak, akan tetapi saya pasien dengan gejala ringan.
Karena sebelumnya saya merasakan ada sakit tenggorokan, batuk ringan, dan tidak ada demam,” ujarnya.
Ia mengaku tak mengalami gejalan spesifik.
• HANYA 6 Persen Sekolah di Indonesia Diperbolehkan Tatap Muka, Cek Kesiapan Sebelum Membuka Sekolah
“Sakit tenggorokan, batuk ringan dan kadang-kadang dan tidak ada demam. Karena tidak ada demam kita anggap penyakit biasa. Saya periksakan ke dokter THT kemungkinan ada virus,” katanya.
Begitu tahu dirinya terpapar Covid-19, dr Asro langsung meminta agar anggota keluarganya ikut diperiksa.
Ia lantas melewati proses isolasi di Upelkes milik Pemerintah Provinsi Kalbar.
Hal yang menjadi beban pikirannya bukanlah soal dirinya yang harus menjalani isolasi.
Karena dirinya melakukan kontak erat dengan keluarga di rumah.
Ia meminta petugas melakukan pelacakan terhadap orang-orang yang tinggal dengan serumah.
Hasilnya diidentifikasi istri, dua anaknya serta seorang pengasuh juga terkonfirmasi positif.
“Kami sekeluarga berlima positif sehingga saya memutuskan untuk bergabung melakukan isolasi di rumah bersama keluarga. Semuanya tidak ada keluhan. Batuk juga tidak ada apalagi demam,” ujarnya.
Dokter ramah ini lantas menyatakan Covid-19 bisa menginveksi siapa saja.
“Ini yang menjadi gambaran kita. Covid ini ada, riil bukan konspirasi. Ini bisa kita deteksi dari alat PCR,” katanya.
Lantaran sekeluarga positif, Asroruddin memilih menjalani isolasi mandiri di rumah mereka.
“Isolasi di rumah satu bulan. Akhir Mei kemarin negatif semua sekeluarga. Pengasuh yang pertama, saya dan anak-anak sepekan setelahnya. Kita tes swab enam kali. Yang ke enam negatif,” paparnya.
Selama karantina mandiri, Doker Asro menghabiskan waktunya berolah raga dan membaca novel. (*)