Wabah Virus Corona

Jika Sekolah Dibuka Lagi, Satu Kelas Hanya Boleh Diisi Paling Banyak 18 Siswa

Namun demikian, ada ketentuan yang harus dipenuhi untuk memulai kegiatan belajar mengajar di sekolah.

Penulis: Nasaruddin | Editor: Nasaruddin
Kompas.com
Ilustrasi belajar di kelas 

Untuk jadwal pembelajaran di fase pertama, jumlah hari dan jam belajar dengan sistem pergiliran rombongan belajar (shift) ditentukan oleh masing-masing satuan pendidikan sesuai dengan situasi dan kebutuhan.

Ada perilaku wajib yang musti dilakukan komponen sekolah di fase pertama.

1. Menggunakan masker kain non medis 3 lapis atau 2 lapis yang di dalamnya diisi tisu dengan baik serta diganti setelah digunakan selama 4 jam/lembab.

2.  Cuci tangan pakai sabun atau hand sanitizer

3. Menjaga jarak minimal 1,5 meter dan tidak melakukan kontak fisik.

Kemendikbud juga memperhatikan soal kesehatan kondisi medis warga sekolah.

Untuk melaksanakan tatap muka di fase pertama, warga sekolah harus memenuhi hal berikut ini:

1. Sehat dan jika mengidap comorbid, dalam kondisi terkontrol

2. Tidak memiliki gejala Covid-19 termasuk pada orang yang serumah dengan warga satuan pendidikan.

Pada masa transisi (dua bulan pertama), ada beberapa hal yang dilarang beraktivitas oleh Kemendikbud:

1. Kantin

2. Kegiatan Olahraga dan Ekstrakurikuler

3. Kegiatan Selain Kegiatan Belajar Mengajar (KBM)

Tidak diperbolehkan ada kegiatan selain KBM. 

Contoh yang tidak diperbolehkan: orangtua menunggui siswa di sekolah, istirahat di luar kelas, pertemuan orangtua-murid, pengenalan lingkungan sekolah, dsb.

Halaman
1234
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved