Breaking News:

3 Kali Kalah, Bagaimana Peluang Prabowo Capres 2024? Pengamat: Sulit Menang, Ada Sandi di Gerindra

Pengamat politik dari Universitas Paramadina Hendri Satrio memprediksi Prabowo akan sulit menang menjadi orang nomor satu di Indonesia.

Editor: Haryanto
WARTA KOTA/ADHY KELANA
Ilustrasi - Pasangan capres dan cawapres nomor 02 Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno menggelar konferensi pers didampingi tim Badan Pemenangan Nasional menyikapi hasil perhitungan suara KPU, di Kertanegara, Jakarta, Selasa (21/5/2019). 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, JAKARTA - Wacana Prabowo Subianto kembali maju dalam pemilihan presiden (Pilpres) 2024 menguat dalam beberapa hari terakhir.

Pengamat politik dari Universitas Paramadina Hendri Satrio memprediksi Prabowo akan sulit menang menjadi orang nomor satu di Indonesia.

"Ya mengagetkan juga kalau beliau (Prabowo) 2024 mau maju lagi."

"Tapi kalau prediksi saya sih akan sulit menang. Sulit ya, bukan enggak mungkin," ujar Hendri ketika dihubungi Tribunnews, pada Kamis (11/6/2020).

Diketahui, Prabowo telah tiga kali kalah ikut pada kontestasi Pemilu, yaitu pada 2009, 2014 dan 2019.

Alasan Prabowo sulit menang tak lepas dari keputusannya bergabung dengan koalisi pemerintah menjadi Menteri Pertahanan.

Menurut Hendri, Prabowo akan kehilangan banyak suara akibat keputusannya tersebut.

Meski demikian, Prabowo akan menjadi orang yang paling berpengalaman jika turut serta dalam kontestasi politik 2024.

"Pastinya akan berpengaruh besar, karena sekarang kan dia ini meninggalkan ranah oposisi menjadi koalisi."

"Nah, itu otomatis kan mengecilkan suara pemilihnya."

Halaman
1234
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved