Viral Pembacokan

Polisi Beberkan Kronologi Pembacokan di Jembatan Sungai Kelambu hingga Korban Meninggal Dunia

Kejadian tersebut terjadi di Jembatan Sungai Kelambu yang berada di Dusun Sidang RT 1/RW 1 Desa Matang Labong, Kecamatan Tebas,

Penulis: Muhammad Luthfi | Editor: Jamadin
Dok. Polres Sambas
Anggota Polres Sambas saat melaksanakan olah TKP di lokasi pembacokan di Jembatan Sungai Kelambu, Kecamatan Tebas siang tadi. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SAMBAS - Kapolres Sambas AKBP Robertus Bellarminus Herry Ananto Pratikno melalui Kasatreskrim Polres Sambas, AKP Prayitno mengungkapkan kronologis terjadinya pembacokan di Jembatan Sungai Kelambu, Kecamatan Tebas, Kabupaten Sambas.

Di ungkapkan oleh Kasat, kejadian itu terjadi sekitar pukul 13.30 siang kemarin tepat di atas Jembatan Sungai Kelambu, Kecamatan Tebas.

"Kejadian tersebut terjadi di Jembatan Sungai Kelambu yang berada di Dusun Sidang RT 1/RW 1 Desa Matang Labong, Kecamatan Tebas, sekira pukul 13.30 WIB," ujarnya, Jum'at (5/6/2020).

Kata dia, dari hasil penyelidikan diketahui bahwa korban adalah seorang laki-laki bernama Asnan (49) yang juga merupakan warga setempat.

Anggota Polres Sambas saat melaksanakan olah TKP di lokasi pembacokan di Jembatan Sungai Kelambu, Kecamatan Tebas.
Inser: Korban saat di rawat di Puskesmas Tebas, dalam kondisi luka parah pada bagian kepala, perut dan betis korban.
Anggota Polres Sambas saat melaksanakan olah TKP di lokasi pembacokan di Jembatan Sungai Kelambu, Kecamatan Tebas. Inser: Korban saat di rawat di Puskesmas Tebas, dalam kondisi luka parah pada bagian kepala, perut dan betis korban. 

Sedangkan tersangka atau pelaku adalah seorang pria, berinisial SPD (39).

Pada siang kemarin kata Kasat, Menantu korban berinisial E (28) mendengar suara orang minta tolong dari atas jembatan Sungai Kelambu.

Polres Sambas Ungkap Motif Pembacokan di Jembatan Sungai Kelambu

Kata dia, setelah mendengar suara itu, rumah menantu korban yang tidak jauh dari jembatan itu. Dia melihat warga sudah berlarian menuju jembatan Tempat Kejadian Perkara (TKP).

"Pelapor mendengar orang berteriak meminta tolong dari luar rumah, kemudian pelapor keluar rumah dan melihat orang menuju ke jembatan Sungai Kelambu," jelas Kasat.

"Lalu kemudian pelapor langsung menuju ke jembatan Sungai Kelambu dan pelapor melihat seorang laki-laki sudah tergeletak," ungkapnya.

Laki-laki tersebut ungkap Kasat, tidak lain adalah mertua dari pelapor yang sudah besimbah darah dengan luka robek pada bagian perut, kepala dan kaki sebelah kanan.

"Selanjutnya pelapor bersama warga pun langsung membawa korban ke puskesmas Tebas dan dilakukan tindakan medis oleh dokter namun beberapa menit kemudian korban tersebut dinyatakan meninggal dunia oleh pihak Puskesmas Tebas," tutup Prayitno.

Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak

Update Informasi Kamu Via Launcher Tribun Pontianak Berikut:

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved