Virus Corona Masuk Kalbar

Gubernur Sutarmidji Umumkan 258 OTG Dinyatakan Negatif, 6 Pasien Sembuh dan 5 Kasus Baru Covid-19

Sutarmidji mengatakan bahwa pagi ini Kalbar mendapatkan kiriman hasil swab PCR dari pusat, sebanyak 269 orang.

Penulis: Anggita Putri | Editor: Zulkifli
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ ANGGITA PUTRI
Gubernur Kalbar, Sutarmidji saat ditemui Tribun Pontianak di Pendopo Gubernur Kalbar, Rabu (27/5/2020). 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Gubernur Kalimantan Barat Sutarmidji menyampaikan update terkini kasus covid-19 di Kalbar. 

Sutarmidji mengatakan bahwa pagi ini Kalbar mendapatkan kiriman hasil swab PCR dari pusat, sebanyak 269 orang. 

Hasilnya lima orang dinyatakan kasus konfirmasi baru, enam orang dinyatakan sembuh dan 258 OTG (Orang Tanpa Gejala) dinyatakan negatif.

"Alhamdulillah semoga kedepan kita selalu mendapat berita kesembuhan.

Ayo mumpung sinar matahari bagus saat ini, mari berjemur semuanya biar bugar," ajak Bang Midji melalui akun Facebook miliknya, Minggu (31/5/2020).

Jelang New Normal, Ini Imbauan Kepala Kemenag Kalbar Terhadap Pengurus Rumah Ibadah

Sementara Kadiskes Kalbar Harisson juga mengatakan bahwa hasil dari Laboratorium Pusat di Jakarta bahwa ada 6 pasien kasus konfirmasi di Kalbar dinyatakan sembuh terdiri dari 1 orang di Pontianak, dua orang Kubu Raya, 3 orang di Landak .

Lalu ada 5 pasien yang dinyatakan sebagai kasus konfirmasi baru yang tersebar di sebanyak 3 orang di Ketapang, dua orang Kubu Raya.

"Jadi total sampai pada hari ini di Kalbar ada 189 kasus konfirmasi dan 53 orang dinyatakan sembuh dan 4 dinyatakan meninggal ," pungkasnya.

Skenario New Normal

Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono menuturkan bersama Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 secara intensif melakukan pembahasan tentang wacana penerapan new normal di Kota Pontianak.

Dirinya menjabarkan bahwa persiapan penerapan new normal sudah harus disusun protokol pelaksanaan.

Beberapa poin ditandai di Kota Pontianak saat ini pembatasan-pembatasan sudah diberlakukan pada setiap aktivitas masyarakat, baik itu sosial, ekonomi, pendidikan, ibadah dan sebagainya.

Penerapan new normal itu akan dilaksanakan berdasarkan seberapa besar tingkat ketertularan atau penyebaran Covid-19 di Kota Pontianak.

Pelatih Persib Bandung Robert Rene Alberts Senang Pemain dalam Kondisi Fit Pasca Libur Lebaran

"Artinya, peningkatan ketertularan virus corona di Kota Pontianak akan menjadi salah satu dasar menerapkan new normal," ujarnya usai mengikuti video conference dengan Menteri Dalam Negeri terkait Lomba Inovasi Daerah dalam penyiapan tatanan normal baru produktif dan aman Covid-19 di Ruang Pontive Center, Jumat (29/5/2020) siang

Edi menerangkan Pemkot Pontianak akan mempersiapkan materi untuk Lomba Inovasi Daerah dalam penanganan Covid-19.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved