Breaking News:

China Murka, Sebut Keputusan Amerika Serikat sebagai Tindakan Paling Biadab dan Tak Tahu Malu

Tampaknya hubungan Amerika Serikat dan China akan terus memanas. Kali ini, pemicunya perihal status Hong Kong.

AFP
Ilustrasi - Bendera China dan Amerika Serikat 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, HONG KONG - China tampaknya murka atas keputusan Amerika Serikat (AS) terkait Hong Kong.

Bahkan, China menyebut bahwa keputusan AS yang mencabut status khusus Hong Kong atas kekhawatiran kebebasan yang terkekang adalah tindakan "paling biadab".

"Ini yang paling biadab, paling tidak masuk akal, dan paling tidak tahu malu," kata Kantor Kementerian Luar Negeri China di Hong Kong, Kamis (28/5/2020), seperti dikutip Kontan.co.id dari Channelnewsasia.com.

Di bawah undang-undang yang Kongres AS sahkan tahun lalu, yang bertujuan mendukung gerakan pro-demokrasi Hong Kon.

Pemerintah AS harus menyatakan Hong Kong masih menikmati kebebasan yang China janjikan ketika bernegosiasi dengan Inggris untuk mengambil kembali koloni itu.

PESAN Presiden China ke Militernya: Penting Eksplorasi Cara-cara Pelatihan dan Persiapan Perang

Keputusan Washington pada Rabu (27/5/2020) yang mencabut status khusus Hong Kong, itu berarti pusat keuangan tersebut bisa kehilangan hak perdagangan, termasuk tarif lebih rendah dengan AS.

Pejabat tinggi Departemen Luar Negeri untuk Asia Timur, David Stilwell mengatakan, Presiden AS Donald Trump pada akhirnya akan memutuskan tindakan yang harus dia ambil atas Hong Kong.

Tapi, dia menegaskan, negeri uak Sam tidak ingin melukai rakyat Hong Kong.

"Keputusan ini dibuat oleh pemerintah di Beijing, dan bukan oleh AS," ujarnya kepada wartawan seperti dilansir Channelnewsasia.com.

Kongres Rakyat Nasional atau Parlemen China dengan lebih dari 2.800 anggota pada Kamis (28/5/2020) menyetujui Undang-Undang Keamanan Nasional Hong Kong, yang akan menghukum pemisahan diri, subversi kekuasaan negara, terorisme, dan tindakan yang membahayakan keamanan nasional.

Halaman
123
Editor: Haryanto
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved