Cek Fakta - Surat Edaran MUI Tolak Rapid Test Covid-19 Viral di Media Sosial Facebook dan Twitter

Salah satu akun di Twitter menanyakan kebenaran informasi tersebut dengan melampirkan tangkapan layar surat yang beredar.

TWITTER
Hoaks bahwa MUI mengeluarkan surat imbauan agar menolak pelaksanaan rapid test Covid-19. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Surat edaran palsu yang mengatasnamakan Majelis Ulama Indonesia ( MUI) mengenai penolakan rapid test beredar luas di media sosial.

Salah satu akun di Twitter menanyakan kebenaran informasi tersebut dengan melampirkan tangkapan layar surat yang beredar.

Akun tersebut mengetahui adanya surat itu dari media sosial Facebook.

MUI memastikan informasi itu tidak benar.

MUI tidak pernah mengeluarkan surat edaran seperti itu.

CEK FAKTA Dedeh Rosidah atau Mama Dedeh Dikabarkan Meninggal Dunia 26 Mei 2020 Jam 22.28 WIB

Narasi yang beredar: Tangkapan layar surat yang beredar seolah terlihat resmi di mana bagian atasnya terdapat kop surat lengkap dengan logo MUI. Surat pemberitahuan dengan hal "Seruan Siaga 1" tersebut seolah berasal dari MUI Pusat di Jakarta.

Tangkapan layar beredarnya surat imbauan mengatasnamakan <a href='https://pontianak.tribunnews.com/tag/mui' title='MUI'>MUI</a> mengenai penolakan rapid test <a href='https://pontianak.tribunnews.com/tag/covid-19' title='Covid-19'>Covid-19</a>

Tangkapan layar beredarnya surat imbauan mengatasnamakan MUI mengenai penolakan rapid test Covid-19. (Twitter)

Isinya, meminta seluruh MUI provinsi, kabupaten, dan kota untuk berhati-hati dan waspada jika terdapat rapid test Covid-19.

Alasannya, rapid test tersebut merupakan modus operasi PKI kepada para tokoh agama Islam.

Halaman
12
Editor: Rizky Prabowo Rahino
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved