Heboh Penemuan Bangkai Buaya Berukuran Tiga Meter Oleh Nelayan di Sambas

Ia menjelaskan, anggota Polsek Teluk Keramat kemarin pun langsung turun ke lapangan untuk mengecek kebenaran informasi tersebut.

Penulis: Muhammad Luthfi | Editor: Zulkifli
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ISTIMEWA/Kapolsek Teluk Keramat
Seekor Buaya air asin yang ditemukan warga sudah dalam keadaan mati di Matang Sanggau, Desa Simpang 4, Kecamatan Tangaran, Kabupaten Sambas, Kamis (21/5/2020). 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SAMBAS - Seekor buaya berukuran cukup besar ditemukan mati oleh warga di Kecamatan Tangaran Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat,  Kamis (21/5/2020). 

Kapolsek Teluk Keramat Ipda Eko Zainuddin saat dikonfirmasi membenarkan bahwa ada penemuan seekor buaya di daerah Kecamatan Tangaran.

Peristiwa yang terbilang jarang terjadi  tersebut sempat diposting oleh warga ke media sosial.

"Terkait postingan di media sosial Instagram dengan akun Sambas Informasi tentang ditemukan seekor buaya pada pagi Kamis (21/5), dengan lokasi di Matang Sanggau, Desa Simpang 4, Kecamatan Tangaran adalah benar," ujarnya saat di konfirmasi, Jum'at (22/5/2020).

Ia menjelaskan, anggota Polsek Teluk Keramat kemarin pun langsung turun ke lapangan untuk mengecek kebenaran informasi tersebut.

"Pada hari Kamis tanggal 21 Mei 2020 telah dilakukan wawancara terhadap warga Dusun Pinang Merah Utara, Desa Simpang Empat Kecamatan Tangaran terkait penemuan seekor buaya air asin di Pantai Pinang Merah Utara Desa Simpang Empat Kecamatan Tangaran," kata dia.

Dan dari informasi yang di peroleh oleh Polsek Teluk Keramat, bahwa penemuan seekor buaya tersebut terjadi pada pagi hari kurang lebih pukul 08.30 WIB.

Seekor Buaya air asin yang ditemukan warga sudah dalam keadaan mati di Matang Sanggau, Desa Simpang 4, Kecamatan Tangaran, Kabupaten Sambas, Kamis (21/5/2020).
Seekor Buaya air asin yang ditemukan warga sudah dalam keadaan mati di Matang Sanggau, Desa Simpang 4, Kecamatan Tangaran, Kabupaten Sambas, Kamis (21/5/2020). (TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ISTIMEWA/Polsek Teluk Keramat)

BREAKING NEWS - Sudah Transmisi Lokal, Dinkes Umumkan 7 Kasus Baru Positif Covid-19 di Kalbar

Potret Reaksi Pedagang di Pasar saat di Rapid Tes, Menangis Ketakutan hingga Curhat Masalah Hidup

"Dan benar pada hari Kamis tanggal 21 Mei 2020 sekira pukul 08.30 WIB telah ditemukan seekor buaya air asin dengan panjang kurang lebih 3 meter dalam kondisi yang sudah mati oleh Nelayan Pinang Merah yang berjumlah kurang lebih 15 orang di pinggiran pantai Dusun Pinang Merah Utara," jelas dia.

Dan dari informasi para nelayan buaya itu sudah mati. Kemudian disepakati warga untuk dikuburkan.

"Dan dari keterangan warga sekitar menerangkan bahwa hasil kesepakatan para Nelayan bahwa buaya tersebut di kubur di lokasi Pantai Pinang Merah Utara Desa Simpang Empat, sekitar pukul 10.00 WIB kemarin," tuturnya.

BREAKING NEWS - Wanita Status PDP di Singkawang Minum Pembersih Lantai & Meninggal di Ruang Isolasi

Di ungkapkan dia, dari penuturan para nelayan yang menemukan biaya tersebut diduga buaya itu sudah dalam keadaan mati kemungkinan disebabkan tersangkut di pukat nelayan.

Lalu kemudian di bawa oleh air laut hingga sampai ke bibir pantai.

Dan lalu ditemukan oleh warga.

"Menurut keterangan nelayan yang menemukan bahwa buaya tersebut mati kemungkinan disebabkan tersangkut pukat nelayan dan dibawa oleh gelombang laut hingga ke arah pantai," tukasnya. (*)

Update Informasi Kamu Via Launcher Tribun Pontianak Berikut:
https://play.google.com/store/apps/details?id=com.wTribunPontianak_10091838

Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved