Idul Fitri 2020

BREAKING NEWS- Sutarmidji Minta Maaf Masjid Mujahidin Tak Laksanakan Salat Id dan Minta Mall Ditutup

Ia berharap tetap melaksanakan Salat Idul Fitri di rumah dan Masjid Raya Mujahidin diputuskan tidak melaksanakan Salat Idul Fitri.

TRIBUN PONTIANAK/ANESH VIDUKA
Masjid Raya Mujahidin Pontianak disaat pandemi covid-19, Sabtu (16/5/2020). Pemerintah mengimbau agar shalat Idul Fitri di lapangan atau masjid sebaiknya ditiadakan untuk memutus mata rantai penularan covid-19. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Gubernur Kalbar, Sutarmidji menyampaikan permohonan maaf pada masyarakat.

Permohonan maaf tersebut disampaikannya pada masyarakat yang berkeinginan besar melaksanakan Salat Id maupun Salat Jumat di Masjid Raya Mujahidin khususnya.

"Kita masih dalam kondisi penyebaran virus corona yang trennya semakin meningkat."

"Kita khawatirkan akan terjadi peningkatan yang sulit untuk ditangani," ucap Sutarmidji saat diwawancarai, Jumat (22/5/2020).

Ia berharap tetap melaksanakan Salat Id atau Salat Idul Fitri di rumah dan Masjid Raya Mujahidin diputuskan tidak melaksanakan Salat Id.

Niat Sholat Ied Hari Raya Idul Fitri Latin dan Arab Beserta Artinya, Lengkap Tata Cara Sholat Ied

Sidang Isbat Lebaran 2020 Jumat 22 Mei 2020 Hari Ini, Menteri Agama Terapkan Protokol Covid-19

Ia menuturkan apabila terjadi keterjangkitan cluster Mujahidin, maka akan sulit mentracingnya.

Sebab yang salat disana adalah seluruh penjuru warga Kota Pontianak bahkan kabupaten sekitar.

"Kita jangan menganggap remeh, kalau Covid-19 ini remeh ngapain kita sampai jam 1, jam 2 malam TNI Polri harus turun lapangan kadang tak tidur," tambahnya.

Hal itu ditegaskannya untuk memikirkan agar masyarakat tidak terjangkit.

"Saya juga ingin Salat di masjid, saya juga ingin Salat Jumat berjamaah seperti biasa, tapi kondisinya masih belum memungkinkan," katanya.

Halaman
123
Penulis: Syahroni
Editor: Wahidin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved